Pada acara itu, selain pemberian makanan Plleng dan oles kepada Bupati juga dilakukan pemotongan tumpeng oleh Kakemmenag Drs. H. Syafrizal Bancin MM pertanda memperingati Hari lahirnya Kemenag Pakpak Bharat 16 tahun silam, dan setelah dipotong diserahkan kepada Bupati beserta rombongan, termasuk Sekda Pakpak Bharat, asisten I dan yang lainnya.
Turut hadir dalam acara itu, Sekda, Asisten I, Ketua MUI Pakpak Bharat, Ketua PGI Kab Pakpak Bharat, Para ASN dan semua jajaran Kementerian Agama Kab Pakpak Bharat dan undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor mengatakan, Kementerian Agama mempunyai tugas membantu pemerintah dalam menyelenggarakan sebagai tugas pemerintah di bidang keagamaan yang di harapkan mampu menciptakan sesuatu yang dapat menyatukan umat beragama , meningkatkan kerukunanan, kedamaian serta keselarasan antar umat beragama sehingga menjadikan “ Indonesia Rukun” khususnya menjadikan Kabupaten Pakpak Bharat menjadi Kabupaten yang rukun.
Pengembangan toleransi dan kerukunan antar umat beragama merupakan karya bersama para pemerintah, Tokoh Agama, dan aparatur Kementerian Agama dari masa ke masa. Tanpa toleransi, tidak ada kerukunan. Toleransi dan kerukunan antarumat beragama dilakukan dengan tanpa mengusik akidah dan keimanan masing-masing pemeluk agama. Pengalaman membuktikan toleransi dan kerukunan tidak tercipta hanya dari satu pihak, sedangkan pihak yang lain berpegang pada hak-haknya sendiri. Dewasa ini, kita mengembangkan moderasi beragama, agar toleransi dan kerukunan yang sudah ada lebih mengakar di dalam kehidupan sehari-hari bangsa kita.
Sementara sebelumnya, Kakemmenag Drs. H. Syafrizal Bancin MM menyampaikan, “ Kami seluruh jajaran Kemenag Kabupaten Pakpak Bharat siap mendukung Program –program Pembangunan yang telah Bapak Bupati samapaikan tadi pada saat sidang, termasuk di bidang keagamaan.
Lebih lanjut Bancin menyampaikan, di Kabupaten Pakpak Bharat belum ada sekolah yang dibangun swasta secara mandiri terkecuali sekolah swasta dibawah naungan Keagamaan atau bernuansa agama. “ oleh sebab itu kami berharap kepada Bapak Bupati agar ada perhatian khusus dibidang sekolah-sekolah keagamaan” harapnya.
Bancin mengatakan, di Kabupaten Pakpak Bharat Belum ada sekolah Sederajat SMA atau Aliyah Negeri yang ada hanya Madrasyah Aliyah Swasta di Sibande, dan mengenai Kantor KUA hampir sudah rampung disetiap Kecamatan, hanya satu lagi yang belum ada yaitu Kecamatan Tinada, dan sekarang Kantor KUA Kecamatan Tinada masih merangkap dengan Kerajaan. (KT)












Komentar