oleh

Dua Desa di Aceh Singkil Minta Sebagian Hutan Lae Treup Dikelola Masyarakat

ACEH SINGKIL – Masyarakat dua desa Teluk Rumbia dan Rantau Gedang Kecamatan Singkil yang notabene mencari nafkah dari seputaran wilayah Lae Treup mengeluh karena hutan yang mengelilingi Desa tersebut menjadi wilayah konservasi.

Hal ini dikatakan oleh salah satu warga yakni Awaluddin yang memohon agar sebagian hutan tersebut dilepas oleh Pemerintah untuk para masyarakat.

“Saat ini wilayah sungai Lae Treup sudah menjadi hutan konservasi. Jadi mempersulit masyarakat sekitar yang dimana sejak jaman dulu menggantungkan rezekinya dari hutan tersebut,” ucap Awaluddin, warga Desa Teluk Rumbia. Pada Kamis (28/01/2021).

Minta Lae Treup Dikelola Masyarakat

“Kami memohon agar Pemerintah bisa sedikit melepaskan hutan itu untuk usaha kami,” pinta dia.

BACA JUGA:  Copot 2 Kapolda, Kapolri Panggil Anies Baswedan dan Habib Rizieq Shihab

Sejak jadi hutan konservasi, masyarakat sangat kesulitan dalam mencari rezeki. Padahal sudah menjadi rahasia umum bahwa warga dua desa tersebut mata pencahariannya dari mengambil ikan dan mencari kayu di hutan itu.

“Sejak nenek moyang kami hutan itu menjadi mata pencaharian. Nmun kini kami sangat kesulitan akan dijadikannya hutan tersebut menjadi hutan konservasi. Kami memohon agar Pemerintah sedikit memberi luang bagi masyarakat,” ujar Awaluddin dengan raut wajah sedih.

BACA JUGA:  Ini Alasan Suzuya Jadi Pilihan Menarik Berbelanja

“Kami berjanji akan mengelola hutan tersebut dengan baik bila hal ini diamini Pemerintah,atau paling tidak berilah solusi dari persoalan yang kami hadapi saat ini,” tambah dia lagi,…. Baca Selanjutnya di www.topmetro.news

Komentar

News Feed