LANGKAT – Tindak lanjut dari berita miring terkait dengan dugaan mark up dana DAK dari rehab 4 ruang belajar SPNF SKB Langkat, yang mencuat baru-baru ini, Kepala SPNF SKB Langkat, Asnawati menerangkan bahwa dugaan itu tidak benar.
Asnawati menjelaskan, pekerjaan itu sudah dilaksanakan sesuai dengan aturan dan tidak ada yang dimark-up.
Hanya saja sewaktu dikonfirmasi Top Metro beberapa waktu yang lalu, Asnawati mengaku bingung, sehingga tidak bisa memberikan keterangan secara maksimal mengenai dugaan itu.
Ya, menurut pengakuannya, dia bingung dan takut salah saat memberikan keterangan. Apalagi, foto-fotonya sudah tidak nampak lagi di HPnya dan plank pekerjaannya juga sudah dibuka.
Dugaan Mark Up Foto dan Plank Ada
“Ya itulah bang, bingung aku bang. Jadi, waktu abang tanya (konfirmasi) tempo hari, tak aku jawab. Padahal, dananya bukan Rp. 600 juta seperti yang abang bilang itu, tapi cuma Rp258.399.000. Fotonya ada dan plank pekerjaannya juga ada dan ada kami pasang saat pelaksanaannya. Hanya saja, setelah selesai memang langsung kami buka. Itulah salahnya, bang,” ujar Asnawati sambil menunjukkan foto-fotonya kepada Top Metro saat konfirmasi ulang, di Stabat, Senin (25/1/2021).
Karena itu, sambil tersenyum Asnawati pun mengaku salah. Namun yang jelas, tidak benarlah apa yang disangkakan itu, Dugaan Mark Up.
“Ya, fotonya pun ada. Makanya setelah konfiasi yang pertama, kemarin itu, langsung kami cari lagi fotonya dan,… Baca Selanjutnya di www.topmetro.news












Komentar