oleh

Tim PHP2D UNDHAR Memfasilitasi Taman Baca KNI

MEDAN – Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan berkomitmen untuk memajukan desa dengan tim Program Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan Desa (PHP2D). Program tersebut sangat bermanfaat baik untuk memajukan desa dan implementasi kompetensi mahasiswa di masyarakat.

Sehubungan dengan itu Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) memberi kesempatan kepada Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Dharmawangsa Medan untuk terjun membangun desa dengan tema Inovasi Taman Baca dan Taman Baca, Belajar, dan Bermain.

Program ini sebagai Upaya Peningkatan Wawasan, Pengetahuan, dan Keterampilan Anak di Kelurahan Nelayan Indah melalui Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan Desa (PHP2D) Kemendikbud yang diketua oleh Putrinta Br Surbakti.

Putrinta juga tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Dharmawangsa Medan yang beranggotakan M Robby Indrawan, Annisa Maulidya Ginting, Maulana Muhammad, Siti Nurhaliza, Sri Rezeki, Arbi Sulistiyo, Listiya, Ayu Fitri Ramadhani, Mirwani Zebua, Sonya Malina, Ayu Ade Riyanti, Wahyu Syaputra, Nur Indah Utami, Putri Rahmadhani Hasibuan, Ranti Garitzka Putri, Mery Pramita Br tarigan dan Jamilah.

Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 14 September 2020 sampai Desember 2020 dengan Kolaborasi Mahasiswa UNDHAR dan Karang Taruna. Dilaksanakan di Kelurahan Nelayan Indah Kecamatan Medan Labuhan Kota Medan.

BACA JUGA:  Pewarta Polrestabes Medan Rekreasi ke Bukit Lawang

Kembangkan Kegiatan Taman Baca

Kegiatan kolaborasi Mahasiswa dan Karang Taruna ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengembangkan kegiatan taman baca yang telah dilaksanakan sebelumnya oleh Karang Taruna agar menjadi lebih baik dan bermanfaat di kemudian hari.

Banyaknya pihak-pihak yang berkontribusi dalam kegiatan ini sebagai bentuk dukungan agar kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik. Pihak-pihak yang berkontribusi dalam kegiatan ini diantaranya adalah pihak Kemendikbud sebagai penyelenggara kegiatan dan penyedia dana seluruh program kegiatan.

Pihak Universitas Dharmawangsa sebagai pendukung kegiatan dan memberikan bantuan donasi buku dalam kegiatan, Pihak BEM sebagai tim pelaksana kegiatan PHP2D Kemendikbud, Pihak dosen pendamping sebagai pengarah dan pembimbing selama kegiatan berlangsung, Pihak Bapak Ibu Dosen Pengajar sebagai pemberi pengajaran yang didapat dan coba kami terapkan selama kegiatan berlangsung.

Pihak Staf Universitas Dharmawangsa sebagai pemberi dukungan dan menyumbangkan buku-buku yang masih layak dibaca oleh anak-anak, Pihak Pemda sebagai penyedia tempat untuk pelaksanaan kegiatan, Pihak Karang Taruna sebagai mitra yang bekerja sama dengan Tim PHP2D Kemendikbud BEM UNDHAR Medan, Pihak Masyarakat sebagai pihak pendukung untuk medorong anak-anak agar mengikuti kegiatan ini.

BACA JUGA:  Tekan Covid-19 Selama Ramadan, Gubsu Keluarkan Surat Edaran Pembatasan Kegiatan

Menilik perkembangan teknologi seperti sekarang ini, anak-anak lebih friendly dengan gadget dari pada dengan buku sebagai media belajar dan bermain. Hal ini sangat miris jika dibandingkan dengan kehidupan anak – anak 10 tahun yang lalu.

Inilah yang menjadi alasan Tim Program Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan Desa (PHP2D) Kemendikbud, Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Dharmawangsa Medan yang bekerja sama dengan Karang Taruna untuk mengembangkan dan membenahi taman baca Kampung Nelayan Indah dan ikut serta dalam mengatasi ketertinggalan Pengetahuan, Pelajaran Matematika, Pelajaran Bahasa Inggris dan Keterampilan anak-anak di Kelurahan Nelayan Indah.

Semangat Baru

Pada dasarnya, anak-anak KNI senang membaca. Hanya saja karena kerterbatasan jumlah dan variasi buku menyebabkan jumlah anak-anak yang hadir ke taman baca sangatlah sedikit. Namun, kehadiran tim PHP2D Kemendikbud BEM UNDHAR memberikan warna dan semangat baru bagi anak-anak KNI untuk lebih sering membaca. Dalam program ini, tim PHP2D Kemendikbud BEM UNDHAR membangun pondok baca, memfasilitas ratusan buku anak-anak dan beberapa wahana bermain seperti jungkat jungkit, prosotan, dan ayunan serta menanam bunga di sekeliling taman baca. Awalnya hanya belasan anak yang datang ke taman baca, namun sekarang hampir mencapai 50 anak yang hadir setiap weekendnya.

BACA JUGA:  Tiada Henti, Ketua Pewarta Polrestabes Medan Gelar Jumat Barokah Bersama Anggota, Chairum Lubis : Doakan saya cepat pulih

Walaupun hanya duduk beralaskan spanduk bekas tetapi anak-anak sangat semangat belajar. Sambil bermain Bersama tim PHP2D Kemendibud, BEM UNDHAR dan pemuda Karang Taruna. Ada beberapa anak yang memohon untuk dibacakan buku ceritanya sembari bercanda tawa dan ada juga yang membacanya sendiri.

Tim PHP2D juga membuat modul pembelajaran matematika dan bahasa inggris tingkat Sekolah Dasar kelas I – VI untuk dibagikan kepada anak-anak agar menjadi bahan belajar di rumah. PHP2D dan Karang Taruna mengadakan lomba keterampilan dengan media pembelajaran stick es krim, gliter dan origami. Anak-anak dibagi menjadi beberapa kelompok dan dibimbing oleh tim PHP2D dan Karang Taruna agar menghasilkan kreasi yang menarik. Kelompok yang paling bagus hasilnya akan memperoleh hadiah dari Tim PHP2D.

Terlaksananya kegiatan ini dari tahap awal hingga akhir sebagai bentuk pemenuhan penerapkan konsep pembinaan dan pemberdayaan masyarakat,… Baca Selanjutnya di www.topmetro.news

Komentar

News Feed