oleh

Sindir Wapres, Ahmad Dhani: Musisi Indonesia Jauh Lebih Bermutu

Musisi Ahmad Dhani memberikan kritiknya atas pernyataan dari Wakil Presiden RI, Ma’ruf Amin. Sebelumnya, Wapres Ma’ruf Amin sempat mengeluarkan statement yang berharap budaya K-Pop dapat mendorong kreativitas anak muda Indonesia.

Politikus Partai Gerindra itu menganggap jika Wapres seharusnya bisa mengajaknya untuk berdiskusi terlebih dahulu. Sebab, Ahmad Dhani menganggap ia orang yang tepat untuk berdiskusi mengenai dunia musik.

“Jadi, Pak Wapres kita memang tidak paham benar soal industri musik. Harusnya sebelum kasih statement, diskusi dulu sama saya sebagai orang yang sangat paham industri musik,” ungkapnya dalam pesan singkat kepada awak media, Minggu 20 September 2020.

BACA JUGA:  Temukan Kisah Heroik PON XXI: Pameran Foto yang Wajib Dikunjungi Gen Z hingga Sepuh !

Kritik Ahmad Dhani

Dhani menganggap Korea Selatan memberikan dana yang besar untuk bisa memajukan industri musik nasionalnya.

Musisi Indonesia tidak kalah bermutu dari musisi dunia tetapi belum ada pemimpin yang memiliki kemampuan untuk industri dunia.

“Di Korea, Disiapkan Dana Besar untuk memajukan musik nasional Korea Selatan. Pemerintah Korea Selatan serius untuk mengangkat Industri Musik Korea Selatan menjadi masuk ke Industri Musik Dunia. Musisi Indonesia Jauh lebih bermutu daripada Korea Selatan, Hanya saja selama ini belum ada Presiden yang punya Skill soal Industri Dunia,” katanya.

BACA JUGA:  Jenazah Korban Penembakan Polisi Tiba di Rumah Duka

Ahmad Dhani memberikan contoh dengan industri otomotif. Korea Selatan sudah mulai industri itu sejak 20 tahun lalu. Tetapi, Indonesia masih belum terlihat jelas.

“Korea Selatan sudah memulai dengan Industri Mobil 20 tahun lalu. Industri Mobil Indonesia masih FIKSI. Jadi urutannya, masuk dulu ke industri Dunia, Baru masuk industri musik Dunia,” ucapnya.

BACA JUGA:  Polres Batubara Resmikan Desa Pulau Sejuk Jadi Kampung Bersih Narkoba

Ahmad Dhani pun memberikan saran agar pemerintah bisa mencari menteri yang paham dengan industri di,… Baca Selanjutnya di www.topmetro.news

Komentar

News Feed