oleh

HEBOH..!!! Penampakan Buaya di Sungai Deli, Ini Kata BKSDA

MEDAN – Buaya di Sungai Deli? Mungkin selama ini mitos belaka. Namun belakangan ini warga di sekitaran aliran Sungai Deli dihebohkan dengan penampakan seekor buaya di lokasi padat penduduk itu.

Faktanya, beberapa kali, warga berhasil mengabadikan keberadaan buaya itu dan viral di media sosial baik sedang berjemur di pinggir sungai atau di dalam air. Buaya itu diperkirakan panjangnya semetera lebih.

Buaya di Sungai Deli, Bukan Habitatnya

Terkait hal ini, Balai Besar Konservasi dan Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumatera Utara (Sumut) angkat bicara.

BACA JUGA:  Tingkatkan Inovasi dan Kolaborasi Hadapi Pandemi

Menurut BBKSDA, kuat dugaan buaya yang terlihat itu bukanlah penghuni Sungai Deli atau bukan habitatnya.

Piaraan Orang Lepas

Hotmauli Sianturi selaku Kepala BBKSDA Sumut menjelaskan buaya itu singgah atau kemungkinan buaya tersebut terlepas ataupun peliharaan seseorang.

“Itu (Sungai Deli) bukan habitat buaya. Jadi kemungkinan lepas dari peliharaan orang atau bagaimana,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (2/9/2020).

Hotmauli menjelaskan, pihaknya terus berupaya melakukan pencarian buaya itu selama dua hari, mulai 31 Agustus 2020, namun belum membuahkan hasil.

BACA JUGA:  Dinamika Karang Taruna Sumut dan Wisdom Edy Rahmayadi

“Kita BBKSDA Sumut melihat (kemunculan buaya) dari Facebook maupun Instagram. Teman-teman (tim BBKSDA) sudah turun ke sana (lokasi penampakan buaya berjemur). Memang setelah ke lokasi, betul ada (warga) melihat. Tapi setelah teman-teman turun tidak ada ketemu,” sebutnya.

Atau Terbawa Arus Sungai

Hotmauli menjelaskan, buaya itu diduga berpindah tempat setelah terbawa arus sungai saat hujan deras menguyur Medan dan pada Senin (31/8/2020) lalu.

“Kemungkinan saat itu dia menghilang. Sekarang sudah tidak ada lagi. Entah terbawa ke tempat lain,” jelasnya.

BACA JUGA:  Dibuka Presiden RI, Kejari Madina Ikuti Raker PEN Kejagung RI Secara Virtual

Pun begitu, Hotmauli mengatakan pihaknya (red, BBKSDA Sumut) akan tetap berkomunikasi dengan warga sekitar, jika melihat kembali penampakan buaya itu agar segera menghubungi BKSDA.

Seperti diwartakan TOPMETRO.NEWS sebelumnya, hilang diterkam buaya pada Minggu (26/7/2020) siang. Begitulah korban yang diketahui seorang petani di Kualuh Selatan, Labuhan Batu Utara (Labura)-Sumut yang hilang diterkam buaya saat sedang berkebun di perkebunan sawit.

Mirisnya petani bernama Ponidi (47) itu diterkam di depan anak dan istrinya, selanjutnya hilang dibawa binatang,… Baca Selanjutnya di www.topmetro.news 

Komentar

News Feed