oleh

Diduga Tidak Steril, Gedung DPRD Medan Rawan Penularan Covid-19

MEDAN – Gedung DPRD Medan diduga tidak steril dan rawan penularan Covid-19. Kabar teranyar, seorang ASN Kepala Sub Bagian Perlengkapan Sekretariat DPRD Medan meninggal dunia diduga terinfeksi Covid-19. Sedangkan  seorang lagi, ASN Kepala Sub Bagian Persidangan dan Risalah sedang dirawat intensif di rumah sakit di Medan.

Keduanya dikabarkan memiliki riwayat perjalanan dinas ke luar Kota Medan. Sepulangnya dari perjalanan dinas tersebut, keduanya mengalami sakit demam dan batuk.

Pemberian Izin

Terlalu longgarnya pemberian izin terhadap ASN yang akan melakukan perjalanan dinas ke luar provinsi Sumatera Utara menyebabkan gedung dewan ini diduga tidak steril dan dikhawatirkan akan menjadi kluster baru penularan Covid-19.

Baca Juga: Teh Hijau Minuman Bermanfaat Kesehatan di Masa Pandemi Covid-19

Ketua DPRD Medan, Hasyim SE saat dimintai tanggapannya pada Kamis (20/8/2020), mengatakan akan meminta Sekretaris DPRD Medan (Sekwan) untuk meningkatkan penerapan protokol kesehatan. 

BACA JUGA:  3.400 Vial Vaksin Sinovac Covid-19 Tiba di Taput

Hasyim menyakini peningkatan protokol kesehatan dapat mencegah penularan Covid-19. 

Baca Juga: Mahasiswa UMN Al Washliyah KKN di Aceh Selatan

Di sisi lain pihaknya akan mengkaji tentang agenda kunjungan kerja anggota dewan ke luar daerah termasuk menerima kunjungan anggota dewan dari daerah lain.

Dikurangi dan Buat Shift

Sebelumnya, Pelaksana tugas (Plt) Sekwan Hj Alida dalam keterangannya mengatakan ke depan ia berencana untuk mengurangi aktivitas ASN dan pegawai honor (PHL).

BACA JUGA:  Positif Covid-19 di Samosir Bertambah 1, Terkonfirmasi Jadi 16 Orang

“Jam kerja rencananya mau dibuat shift, … Baca Selanjutnya di realitasonline.id

Komentar

News Feed