oleh

Raker Mimbar Umum dan Jurnalisme Tahun Politik

Raker Mimbar Umum dan Jurnalisme Tahun Politik

Oleh Ir Zulfikar Tanjung

Biasa-biasa sajanya media menggelar Rapat Kerja (Raker). Tetapi Raker 77 Tahun Koran Mimbar Umum, Sabtu (17/12) di Parapat, mengandung misi strategis. Terutama, mendudukkan Mimbar Umum secara baik dan benar pada tahun politik 2023 – 2024.

Baik maksudnya, terpaut tahun politik, koran ini akan ikut aktif dalam kancah diseminasi informasi politik itu. Sedangkan benar maksudnya, Mimbar Umum memposisikan kegiatan jurnalistik politik itu tetap berada pada Kode Etik Jurnalistik, bukan media partisan.

Disinilah titik berat Raker Mimbar Umum kali ini. Di satu sisi Mimbar Umum akan memberi ruang luas bagi jurnalisme politik dan siap berinteraksi dengan semua pranata politik dalam memenuhi kebutuhan informasi politik itu.

Namun di sisi lain Mimbar akan teguh selaku media independen, bukan partisan. Artinya Mimbar tetap menjaga kepercayaan publik. Dengan ini, semua kegiatan politik dan seluruh warna politik yang legal, bisa memanfaatkan dan dimanfaatkan dalam kegiatan jurnalistik politik Mimbar. Muaranya untuk kepentingan kedewasaan politik publik.

BACA JUGA:  Selamat 77 Tahun Koran Mimbar Umum Medan 6 Nopember 2022

Jurnalistik politik yang dikemas apik pada Raker ini akan membuahkan komitmen yang disebut MD 24 atau singkatan Mimbar Demokrasi 2024. Tentunya semua kekuatan politik dapat mengambil peran dalam kemasan MD 24 yang diharapkan akan menjadi rujukan publik dalam tahun politik.

Untuk itu Mimbar Umum akan tetap berada dalam lingkup media sebagai bagian dari keadaban publik, yaitu media yang menjadi penyampai informasi yang independen dan tidak didikte pihak lain, meski dalam implementasinya mungkan ada negosiasi-negosiasi, namun independensi tetap di depan.

MD 24 akan memberikan informasi seluas-luasnya atas para kandidat yang bertarung (bukan hanya capres atau cawapres, melainkan juga calon anggota legislatif di pusat dan daerah, serta calon anggota DPD) sehingga masyarakat nantinya akan memilih sosok yang memang diyakini memiliki kemampuan sebagai pemimpin daerah, pemimpin nasional, dan juga akan mewakili Indonesia dalam pergaulan di dunia internasional.

BACA JUGA:  MimbarUmum dan Arif Lubis

Masuk dalam kancah jurnalisme politik ini Mimbar juga mengakui tantangan sangat besar. Apalagi kecenderungan publik saat ini adalah para pengguna media sosial, sehingga bisa dibayangkan betapa riuh rendah perhelatan pemilu mendatang.

Artinya, demokratisasi komunikasi terbuka luas dan informasi tak lagi dimonopoli media arus utama, ataupun para elite politik; Media juga berhadapan dengan fenomena misinformasi, disinformasi yang dilakukan para politikus terhadap lawan-lawan politik.

MD 24 menyadari betul hal ini sehingga jajaran Mimbar tentunya harus awas, sadar dan peka terhadap fenomena ini dan berupaya terus memboboti dan membekali diri dengan kemampuan untuk mendeteksi mana konten asli (genuine) atau konten yang merupakan fabrikasi (palsu).

BACA JUGA:  Peringati HUT ke 77, Mimbar Umum Gelar Lomba Cipta dan Baca Puisi Tingkat Pelajar

Jajaran pemgelola MD 24 terus menambah pengetahun teknis dan lainnya karena juga diakui menghadapi konten fabtikan itu tidak mudah dilakukan mengingat kemampuan untuk mengedit foto, video, membuat teks narasi yang mengecoh, kini dimiliki oleh semakin banyak orang.

Iii lah antara lain nilai strategis dari Raker Mimbar Umum kali ini yang intinya pada tahun politik Mimbar Umum akan mengambil peran dengan kegiatan jurnalistik politik, namun bukan partisan dan tidak ada keberpihakan, melainkan tetap dalam koridor independensi dan Kode Etik Jurnalistik.

Mimbar Umum berusahan memberikan pemahaman baik dan benar bahwa pemilu tidak lain dari suatu permainan demokrasi, permainan di mana kita mengupayakan yang terbaik untuk berperan, tetapi dibutuhkan jiwa sportif untuk melihat semua kandidat (*)

News Feed