oleh

Edy Rahmayadi: Proses Belajar Mengajar Harus Ikuti 3 M

SUMUT – Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi  tetap komit untuk terus menggencarkan 3M dan Ubah Laku termasuk di kalangan usia pelajar, namun belum membolehkan sekolah dibuka.

“Memang kesadaran 3M, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan perubahan perilaku baru sesuai protokol keaehatan sudah semakin baik di kalangan usia pelajar. Namun untuk sekolah tatap muka dibuka, saya belum membolehkan,” ujarnya, Senin (16/11/20).

Menjawab wartawan sehubungan banyak pihak melihat 3M dan ubah laku relatif sudah baik. Sehingga ada kabupaten di Propinsi Sumatera Utara yang sudah membuka sekolah tatap muka. Gubernur menegaskan kalau dirinya belum membolehkannya.

BACA JUGA:  Apel Siaga Bencana, Edy Rahmayadi: Siapkan Posko Bencana di Daerah Rawan

Dia menegaskan sekolah hingga saat ini bahkan sampai akhir tahun 2020 di Sumatra Utara, masih belum diijinkannya untuk digelar belajar mengajar secara tatap muka.

Dan aktivitas hiburan menonton film di bioskop juga, ditekankan Gubernur Edy Rahmayadi agar jangan buka dulu. Alasannya adalah karena wabah pandemi Covid-19 di Sumut belum hilang.

“Saya menganjurkan kepada bupati dan wali kota ya karena itu wewenangnya ada di bupati dan wali kota,” ujar Gubernur Edy menjawab wartawan usai Shalat Dzuhur dari Masjid Gubsu di Rumah Dinas Gubernur, Jalan Jenderal Sudirman Medan.

BACA JUGA:  Pemkab Karo Gelar Rakor Terkait Pembatasan Kegiatan Pengendalian Penularan Covid-19

“Saya tetap masih menekankan jangan dulu, kita masih bergelut dengan covid, virus ini. Ini yang harus kita jaga,” ujar Edy lagi, yang saat itu didampingi Wakil Gubernur Sumut, Musa Rajekshah.

Bioskop Masih Ditutup

Sementara itu belum diijinkannya bioskop buka di wilayah Sumut, berbanding terbalik dengan di sejumlah daerah di Indonesia yang sudah memberi ijin.

BACA JUGA:  Terima Donasi Rp2 Miliar, Edy Rahmayadi: Pembangunan Masjid Agung Harus Rampung

Soal kapan bioskop diijinkan dibuka di wilayah Sumut, menurut Edy Rahmayadi akan dibahas awal Januari 2021. Sama seperti proses belajar mengajar tatap muka di sekolah, akan dibahas awal Januari itu.

“Pendidikan belum dibuka. Kita masih mau membahas bagaimana nanti pendidikan. Pendidikan yang kita ajak bicara nanti para tokoh-tokoh anak ya, ada dokter, ada psikologi, dan tokoh adat, tokoh agama, kita bicara,” kata,… Baca Selanjutnya di www.topmetro.news

Komentar

News Feed