BLANGPIDIE – realitasonline.id | Belasan hektare (ha) areal persawahan penduduk di kawasan Desa Kuta Paya, Kecamatan Lembah Sabil, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), terancam gagal tanam pada musim tanam kali ini. Pasalnya, suplai air ke lokasi lahan sawah itu macet lantaran jaringan irigasi bermasalah.
Kepala Desa Kuta Paya, Ridwan, Rabu (17/3/2021), mengatakan, ada sekitar 12 hingga 15 hektare sawah warga di desa ini, terancam gagal tanam karena kesulitan mendapatkan suplai air, dalam menunjang pembajakan dan penanaman mendatang.
“Kendala masalah air ini bukan hanya musim tanam kali ini saja, musim tanam sebelumnya juga demikian. Warga tani hanya menunggu suplai air dari jaringan irigasi desa tetangga dan apabila turun hujan,” ungkapnya.
Selama ini, kata Ridwan, belasan hektare areal persawahan warga Desa Kuta Paya, dialiri air dari saluran DI Meunasah Tengah, yang berjarak kurang lebih dua kilometer dari titik lokasi, itupun terlebih dahulu melintasi areal persawahan kawasan Desa Gelanggang Batee, baru sampai ke Desa Kuta Paya.
“Setiap tahun kita selalu terkendala dengan air. Laporan demi laporan sudah sangat sering kita sampaikan ke dinas, sayangnya, hingga saat ini belum ada tanda-tanda langkah yang ditempuh, guna menyelesaikan persoalan air ini,” sesalnya.
Bahkan lanjutnya, akibat tidak jelasnya suplai air ke areal persawahan, warga Desa Kuta Paya, sudah mengambil keputusan untuk mengalihkan lahan sawah mereka menjadi lahan kering, untuk berkebun pada musim tanam kali ini, kecuali jaringan irigasi bisa segera diatasi pasti akan ditanami padi kembali.
“Dari pada tidak digarap, mending tanam kacang, jagung atau semangka saja. Kalau sudah ada air nanti, baru kita garap jadi sawah lagi,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Distanpan) Abdya, drh Nasruddin, yang dimintai tanggapannya terpisah oleh wartawan, mengaku belum menerima laporan terkait masalah tersebut. Meskipun demikian, pihaknya berjanji akan segera turun ke lokasi, guna memastikan kondisi di lapangan dan solusinya.
“Kita pastikan, tidak ada yang gagal tanam, semua harus bisa kita atasi. Kita akan cari solusinya. Terima kasih informasinya,” singkat Nasruddin. (ZAL)









Komentar