oleh

Diknas Taput Dorong Sekolah Terapkan Handout Dukung PBM Daring dan Luring

Artinya sistem pembelajaran masih menganut Daring (dalam jaringan) dan Luring (luar jaringan).

Namun untuk semakin mengefektifkan sistem pembalajaran Daring dan Luring, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tapanuli Utara mendorong Kepala Sekolah menyiapkan materi pelajaran yang disebut Handout.

Kadis Pendidikan dan Kebudayaan melalui Sekretaris Bahal Simanjuntak, Rabu (17/2) 2021 membenarkan guna mendukung pembelajaran Daring dan Luring disiapkan materi yang dibawa pulang siswa (handout).

“Kita sudah diundang rapat kemarin di Medan bahwasanya Gubernur belum mengijinkan tatap muka, namun tetap dalam metode pembelajaran melalui Daring dan Luring,” katanya.

BACA JUGA:  Gubernur Edy: PDTT Sesuai Visi-Misi Membangun Desa Menata Kota

Bahal mengatakan untuk semakin mengefektifkan pembelajaran ditengah Pandemi menginisiasi Sekolah melalui MKKS (Musyawarah Kerja Kepala Sekolah) melaksanakan Handout.

“Kita dorong MKKS untuk menyusun bahan ajar dan pembelajaran guna membantu terlaksananya proses Daring dan Luring di masa Covid,” ujarnya.

Dikatakannya, penyiapan materi mata pelajaran yang dirangkum oleh guru bidang study akan sangat membantu bagi siswa yang sulit terjangkau akses internet.

“Inilah kreasi kita ditengah Pandemi, sekolah kita minta menyiapkan materi pembelajaran yang bisa dibawa pulang siswa untuk dipelajari di rumahnya masing-masing,” tambahnya.

BACA JUGA:  Di Sinaksak-Simalungun, 56 Rumah Terendam Banjir, Nih Permintaan Warga

Bahal berharap melalui Handout akan menjadi salah satu peningkatan kualitas pembelajaran terutama ditengah Pandemi.

Ketua MKKS SMP Torus Manuntun Nababan didampingi Sekretaris Victor Pane membenarkan imbauan Dinas Pendidikan untuk melakukan Handout.

“Kita melalui MKKS telah meminta Kepala Sekolah supaya aktif menyikapi proses belajar mengajar masa Covid sesuai petunjuk Kadis,” katanya.
Torus mengatakan Handout sangat membantu Daring dan Luring ,” Makanya kita meminta semua guru Mapel membuat handout yang dibagikan kepada seluruh siswa,” tambahnya.

BACA JUGA:  2 Ton Beras dan Sembako Disalurkan ke Masyarakat Batubara Dalam Bhakti Sosial TNI-POLRI

Handout merupakan bahan ajar dan pembelajaran yang dirangkum guru bidang study dan dibagikan kepada siswa untuk dipelajari.

“Dari hasil monitoring kita secara acak sudah dilakukan di setiap kecamatan, bagi yang tidak terjangkau internet secara keseluruhan telah melakukan,” tambahnya.
Kasek SMP Negeri I Tarutung tersebut mengatakan Handout punya dampak positip terutama belum diperbolehkannya tatap muka.

“Guru akan semakin semakin terbiasa membuat karya tulis dan aktif melaksanakan tugasnya walaupun kondisi Covid, siswa pun akan terbantu punya materi untuk dipelajari dirumahnya,” ungkapnya. (AS)

Komentar

News Feed