oleh

Prajurit TNI Bangga Bisa Berbuat Terbaik untuk Masyarakat Melalui TMMD

TNI khususnya personil Bintara Pembina Desa (Babinsa) salah satu ujung tombak yang harus terjun langsung di masyarakat yang salah satu tujuannya untuk membantu kesulitan rakyat di sekelilingnya. Tugas mulia seperti itu telah ditunjukkan oleh prajurit TNI Kodim 0213/Nias pada kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) reguler 110 tahun 2021 Kodim 0213/TS yang dilaksanakan di Desa Loloana’a Lolomoyo Kecamatan Gunungsitoli Utara Kota Gunungsitoli.

Komandan Satuan Tugas (Dan Satgas) TMMD ke 110 tahun 2021 Kodim 0213/ Nias Letkol Inf.TP. Lobuan Simbolon, Selasa (16/3/2021) mengatakan, kegiatan TMMD merupakan wujud nyata Kodim 0213/Nias peduli untuk membangun Desa dan membantu masyarakat.

“ Tentunya kemanunggalan TNI dan rakyat sangat dibutuhkan untuk bergotong royong. Nanti, hasilnya juga akan dirasakan dan dinikmati oleh masyarakat langsung, “ ujar Letkol Lobuan Simbolon.

Ia juga mengungkapkan, prajurit TNI di satuan Babinsa sebagai ujung tombak utama perekat TNI dan rakyat. Karena peran Babinsa memliki ikatan emosional dengan masyarakat yang selalu ada ditengah masyarakat. Karenanya, Babinsa dituntut senantiasa proaktif dan bertindak secara simpatik dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab di lapangan.

BACA JUGA:  Kapolres Tapanuli Selatan Bersama Forkopimda Cek Kesiapan Personil PAM Nataru dan Gereja di Padang Lawas Utara

“ Kesuksesan TMMD tidak terlepas peran penting dari Babinsa yang akrab dengan warga dalam berbagai hal baik persoalan desa sehingga berperan aktif membangun komunikasi secara harmonis dan Babinsa harus mampu menjadi perekat dalam membina hubungan TNI dengan kalangan masyarakat, sebagai wujud menciptakan keamanan dan ketertiban ditengah-tengah masyarakat, ” ungkapnya.

Dijelaskannya, bahwa sebelum dilaksanakan kegiatan TMMD ke 110 ini, Babinsa sudah terlebih dahulu melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat di daerah sasaran TMMD, sehingga ketika prajurit diturunkan ke daerah sasaran masyarakat sudah dapat menerimanya dengan baik.

BACA JUGA:  Potret Nelayan Medan, Modal Besar Hasil Tak Seberapa

“ Prajurit yang kita turunkan ke lokasi sasaran tidak akan mengetahui bagaimana kultur masyarakat di wilayah sasaran, untuk itu disinilah peran Babinsa sangat penting, sehingga prajurit mengetahui dan dapat diterima masyarakat, ” tutupnya. (RI)

Komentar

News Feed