oleh

Buntut Penggerebekan Judi Online Tak Sesuai SOP, Seorang Tewas Warga Protes

PALAS – Buntut dari penggerebekan judi online, Polsek Barumun Tengah (Barteng) Kabupaten Padanglawas (Palas) Sumatera Utara bermediasi dengan warga Desa Unterudang, Rabu (14/10/2920) di aula kantor Camat Barteng.  Keberatan atas penangkapan, pada Selasa (13/10/2020) malam, yang menelan korban jiwa, warga minta agar peristiwa ini diproses tuntas, sebab menurut warga penggerebekan judi online oleh tiga petugas Polsek Barteng tersebut tidak sesuai prosedur (SOP) kepolisian.

Kepala Desa Unterudang Ali Amran Hasibuan berharap peristiwa ini agar diproses,  sebagaimana penyampaian beberapa warga yang menyaksikan kronologi kejadian pada mediasi tersebut.

BACA JUGA:  Sosialisasi Tatanan Hidup Baru, Dinkes Labuhanbatu Beri Pemahaman ke Siswa MTsN 1 Rantau Utara

Selain itu, pihak keluarga juga minta adanya tanggung jawab moril dan materil terhadap keluarga yang ditinggalkan Almarhum MH, yakni tiga anak dan istri.

“Kami mau menanyakan  tanggung jawab kepolisian terhadap tiga anak almarhum ini,” ucap H Ismail Hasibuan selaku orang tua almarhum.

Kasat Reskrim Polres Palas IPDA Aman B Putra menjelaskan kasus ini sudah ditindaklanjuti yang melibatkan Propam kepolisian guna menyelidiki apakah ada unsur kelalaian petugas atau ada tindakan yang tidak sesuai prosedur (SOP) kepolisian dalam menjalankan tugasnya.

“Kami terbuka dalam peristiwa ini, saat ini sedang dalam penyelidikan,” kata Ipda Aman pada mediasi tersebut.

BACA JUGA:  Data Terkini di Palas 37 Terkonfirmasi Positif Covid-19

Sebelumnya Kasat Reskrim memaparkan kronologis kejadian, “Peristiwa ini berawal dari penangkapan terhadap IM dan MH, yang diduga melakukan perjudian online pada, Selasa malam (13/10). Saat ditangkap, MH melarikan diri (Diduga karena ketakutan akan ditangkap petugas) sampai ke sungai Barumun hingga terjatuh dan membentur batu.

Sempat dibawa ke Puskesmas Unterudang. Namun nyawanya tak tertolong. Luka korban, pecah di kepala bagian belakang, dan luka robek di pelipis kiri dan kanan.

Mengetahui kejadian itu, warga beramai ramai mendatangi Mapolsek Barteng sekira Pukul 20.45 WIB. Kedatangan warga bercampur amarah ini, untuk menanyakan motif kematian korban meninggal dunia akibat pengejaran Anggota Reskrim Polsek Barumun Tengah terhadap korban MH.

BACA JUGA:  Di Tengah Pandemi Covid-19 Banyak Sekolah Lakukan KBM Tatap Muka, Gubernur Sumut Terkejut

Hingga malam itu disepakati melakukan mediasi warga bersama kepolisian di kantor camat barteng. Dan akhirnya, warga yang mendatangi Mapolsek Barteng teredam. Dan tidak melakukan anarkis lebih jauh, papar IPDA Aman B Putra.

Sementara Kabag Ops Kompol Aswin Noor berharap, permintaan keluarga ini akan dibicarakan secara kekeluargaan.

“Berhubung kita masih dalam suasana duka, apa yang menjadi permintaan keluarga ini, … Baca Selanjutnya di : REALITASONLINE.ID

Komentar

News Feed