oleh

Ahmad Reza : Telkom Tekankan Dukungan untuk Pers Sehat

MEDAN – Senior Vice President Corporate Communication and Investor Relation PT Telkom Indonesia Ahmad Reza menegaskan pihaknya berkepentingan pers Indonesia termasuk di Medan sehat dan berkompeten.

Untuk itu, PT Telkom Indonesia mendukung peningkatan profesionalisme jurnalisme.

“Ketika pers kita sehat, maka pembangunan akan berkembang dengan baik dan positip mendukung kegiatan perusahaan termasuk PT Telkom,” ujar Ahmad Reza diwakili Assistant Vice President External Communication Sabri Rasyid.

Saat membuka Pelatihan Jurnalistik Business Update Transformasi Business Telkom Indonesia Area Regional I Sumatera, Kamis (16/5), Reza melalui Sabri berharap pers terus meningkatkan profesionalismenya.

Dihadiri GM Witel Medan Agung Tricahyono pada pelatihan hingga Jumat (17/5) di Akhlak Hall Lantai 2 Kantor Witel Medan Jalan HM Yamin Medan, Sabri mengemukakan PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) terus komit menjalin kerja sama terbuka dengan media.

BACA JUGA:  Pjs Bupati Sergai Sambut Kunjungan Kabaharkam Polri

Hal ini karena pers perannya strategis sebagai kunci dalam mempengaruhi audiens.

Sabri Rasyid yang juga Ketua Pelaksana pada Pelatihan Jurnalistik ini menjelaskan pada kegiatan ini Telkom menggandeng Publisiana menampilkan narasumber wartawan senior Rustam F. Mandayun, Imam Wahyudi, M Taufiqurohman, Nanang Junaedi dan Praktisi Media Sosial Wicaksono/Ndorokakung.

Di hadapan 44 wartawan media cetak dan online Sabri Rasyid mengatakan pelatihan ini sengaja dibuat Telkom per Regional yakni pertama Makasar, lanjut Surabaya dan di Medan.

BACA JUGA:  DPD Golkar Sumut Berbagi Sembako Kepada Korban Banjir

“Kita kerja sama dengan Publisiana bersama narasumber senior yang kenyang untuk dunia jurnalistik,” kata Sabri.

Dalam makalah Ahmad Reza berjudul “Role of Media in Creating Impact for a Company”yang dipaparkan Sabri disebutkan bahwa Telkom buat acara seperti ini karena media stakeholder Telkom.

‘Kita harus berani bangun komunikasi yang terbuka. Kita pingin lebih terbuka.
Meskipun ada hal yang kadang off the record,” papar Sabri.

Menurutnya, media memainkan peranan penting dalam peran kuncinya mempengaruhi audiens dengan menyampaikan perkembangan korporasi dan memberikan pemangku kepentingan orang yang lebih besar untuk memberikan pengaruh ke publik yang lebih luas.

“Setelah Indihome pindah ke Telkomsel, sekarang apa jualan Telkom. Di sinilah peran media untuk menjelaskannya,” ungkap Sabri.

BACA JUGA:  Syaiful Syafri : Deklarasi AMIN agar Menang Pemilu 2024 oleh Abang Beca dan Musisi Wujud Perubahan

Dari sisi perusahaan, jelas Sabri, media dapat menyampaikan peran kunci perusahaan, memberikan citra positif perusahaan.
Menginspirasi dan menginformasikan khalayak umum mengenai perkembangan dari perusahaan.

“Media mendapatkan story guna memenuhi jawaban yang diinginkan pembaca,” katanya.

Sabri menambahkan Telkom juga mengapresiasi media yang selama
menyampaikan informasi dan berita positif tentang Telkom Indonesia sebagai BUMN sekaligus perusahaan telekomunikasi digital terbaik di Indonesia.

Tujuan pelatihan jurnalistik, jelasnya untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi antara Telkom dan media, serta dalam rangka untuk menyampaikan business update.

News Feed