oleh

Tradisi Unik Masyarakat Barus Dalam Perayaan Mengusir Bala

BARUS – Lain lubuk lain pula ikannya. Pepatah ini pantas disematkan pada Perayaan Tolak Bala bagi Umat Islam di Kota Barus.

Bila di Aceh Singkil perayaan mengusir bala dilakukan dengan cara berzikir, namun hal itu agak berbeda dengan yang dilakukan masyarakat Barus Tapteng.

Pada Perayaan Tolak Bala Tahun 2020 ini, reporter topmetro.news mencoba melihat secara langsung keunikan perayaan pada kota dengan julukan ‘Kota Batuah’ itu.

BACA JUGA:  Jelang Nataru, Ketua Pewarta Bantu Panti Asuhan Kasih Agung Suka Cita Indonesia

Para warga, yakni masyarakat Desa Bukit Patupangan Kecamatan Baris Kabupaten Tapteng berkumpul pada tepi Pantai Kedai Tigo.

Selanjutnya mereka melakukan zikir. Kemudian pada akhir acara penolakan bala itu, seluruh masyarakat merapat ke tepi pantai dan melemparkan janur ke laut. Kemudian berlanjut dengan ‘siraman peuseujuk’.

Salah seorang tokoh agama desa setempat bernama Amal, menjawab konfirmasi reporter topmetro.news menjelaskan, bahwa perayaan pelemparan janur itu sudah berlangsung setiap tahun, sejak dulu.

BACA JUGA:  Nyaru Jadi Pembeli, Reksrim Patumbak Ringkus Pengedar Sabu Selambo

“Ini adalah simbol pengusiran bala. Yang mana sejak jaman dulu sudah ada dan menjadi tradisi turun-temurun masyarakat Barus,” ucap Amal, Rabu (14/10/2020).

Sebelum melempar, katanya, terlebih dulu pada janur tersebut mereka tulisi doa pengusir bala. Sedangkan untuk peuseujuk itu, katanya, mereka siramkan kepada para masyarakat yang hadir. “Agar terlepas dari segala mara bahaya,” jelasnya.

BACA JUGA:  Bapenda Sumut, Dirlantas Poldasu dan Jasa Raharja Perkuat Kolaborasi Optimalisasi PKB dan BBNKB dengan Sosialisasi, Peningkatan Pelayanan dan Razia Persuasif

“Kita berdoa kepada Allah SWT agar dihindarkan dari segala marabahya terlebih dari wabah Pandemi Covid-19 yang saat ini menyebar di seluruh penjuru indonesia,” imbuhnya.

Selain terkenal dengan keindahaan pantainya, Barus juga memiliki sejarah ‘Makam Aulia’ yang banyak terlihat pada seputaran Kota Barus. Objek sejarah itu,… Baca Selanjutnya di www.topmetro.news

Komentar

News Feed