MEDAN – Realitasonline | DPRD Sumut melalui tim kunker (kunjungan kerja) I-XII menyoroti proyek-proyek APBD TA 2019 yang dikerjakan OPD (Organisasi Perangkat Daerah) Sumut di sejumlah kabupaten/kota di Sumut bermasalah, perlu ketegasan dari Gubsu Edy Rahmayadi mengevaluasi jajarannya.
Hal itu disampaikan juru bicara Tim I – XII Kunker DPRD Sumut dalam rapat paripurna penyampaian laporan hasil Kunker dewan yang dipimpin Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting, didampingi Wakil Ketua Dewan Harun Mustafa Nasution, H Salman Alfarisi dan dihadiri Wagub Sumut Musa Rajeckshah, Selasa (14/7/2020) di DPRD Sumut
Seperti yang disampaikan Ketua Tim I dan II Kunker Dapil Medan Parlaungan Simangunsong, agar Gubernur Sumut segera melakukan evaluasi total di PDAM Tirtanadi serta menempatkan orang-orang yang lebih kredibel dan memiliki inovasi untuk meningkatkan kinerja dan kualitas di perusahaan air minum tersebut.
“PDAM Tirtanadi tidak pernah tanggap atas pengaduan masyarakat terkait buruknya pelayanan distribusi air. Pada pagi hingga siang hari tetap mati air. Padahal perusahaan itu, mendapatkan suntikan dana dari APBD Sumut, tapi tidak maksimal melayani masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Ketua Tim III Kunker Dapil Deliserdang menyoroti masih banyaknya pekerjaan proyek APBD yang tidak sesuai dengan ketentuan dan regulasi serta banyak permasalahan dalam pengerjaan pembangunan, sehingga harus ditindaklanjuti Gubernur.
Sedangkan Ketua Tim IV Dapil Serdangbedagai dan Kota Tebingtinggi Dimas Tri Adji meminta seluruh OPD Pemprov Sumut agar menyalurkan bantuan dalam bentuk fisik maupun sosial, hendaknya mengacu kepada kebutuhan masyarakat yang menjadi skala prioritas, agar bermanfaat bagi masyarakat.
Sementara itu, Tim VI Dapil Labuhanbatu yang dibacakan Zeira Salim Ritonga menyoroti proyek pengadaan barang dan jasa yang diadakan secara swakelola kualitasnya dibawah standard, seperti di SMK Negeri 2 Rantauprapat.
Begitu juga Tim VII – XII, mayoritas menyoroti proyek jalan dan jembatan yang kurang maksimal hasil kerjanya serta banyaknya jalan provinsi mengalami kerusakan, sehingga dibutuhkan penanganan yang serius, agar bisa meningkatkan aktifitas ekonomi masyarakat.
Menyikapi hal itu, Wagub Sumut Musa Rajeckshah mengatakan, kritikan tim kunker I-XII DPRD Sumut akan dijadikan masukan dan koreksi, agar kedepannya tidak terulang kembali. “Seluruh hasil temuan Kunker dewan akan kita jadikan sebagai bahan evaluasi untuk perbaikan kedepan, guna kemajuan dan peningkatan pembangunan menuju Sumut bermartabat,” ujarnya. (MI)












Komentar