oleh

Tanaman Cabe Merah Aplikasi Hayati Mikroba Google

Menarik untuk diwartakan, ternyata tanaman berdaun hijau dimaksud tak lain tak bukan,adalah jenis tanaman cabe merah.

“Oooh itu ,pemiliknya amang Maradona Simanjuntak, beliau anggota dewan Taput”, ujar seseorang.

Waktu tidak berselang 3 hari, Realitasonline mencoba menghubungi pemilik tanaman. Melalui salular, Maradona Simanjuntak membenarkan, tanaman cabe itu miliknya.

Setelah Realitasonline mencoba menjelaskan keinginan untuk mengekspose, anggota dewan Taput dari partai NasDem ini ,ketawa lepas. “.Mau diekspose, itu kan belum partai besar, hanya kisaran 4000 batang kok”,kata dia dari seberang.

Maradona yang terpilih dari Dapil IV Sipahutar, Pangaribuan dan Garoga, membenarkan tanaman cabe merah miliknya menggunakan Pupuk Hayati Mikroba Google.

BACA JUGA:  Rumah di Villa Mutiara Terbakar, Satu Orang Terluka

“Saya menggunakan pupuk Hayati Mikroba Google ,itulah kondisi pertumbuhannya diusia masih tiga bulan lebih. Pertumbuhannya lumayan bagus” terangnya.

Untuk hasil, disebut bagus dengan menggunakan pupuk hayati, pastinya dibuktikan dari hasil akhir yakni kualitas buahnya. Pertumbuhannya termasuk kondisi daun yang lebat dan hujau cukup baik, kita menunggu hasil akhir, mudah-mudahan dan buahnya bagus, itu yang diharapkan, pungkas Maradonna seraya tegaskan pemupukan menggunakan Hayati Mikroba Google.

BACA JUGA:  Lagi Transaksi Sabu, Dua Pria Diciduk Polisi

Maradona Simanjuntak, Amd yang kini duduk diperiode kedua dari partai yang sama mengaku mendapatkan pupuk hayati mikroba google dari perusda pertanian Taput.

“Iya, kita telah turunkelokasi pertanaman cabai merah, miliknya pak Maradona inilah pertumbuhannya diusia bulan ketiga,” sebut Dirut Perusda Pertanian Taput Janpiter Lumbantoruan dan dampingi direktur Operasional Bettin Sitompul kepada Realitasonline, Senin petang seraya menjukkan foto tanaman cabai dimaksud.

“Bapak Maradona Simanjuntak terlihat serius bertani ditengah kesibukan selaku wakil rakyat. Tanaman cabe merah milik bapak dewan ini, dengan Aplikasi Pupuk Hayati Mikroba Google,” kata Janpiter.

BACA JUGA:  SMAN 6 Binjai dan SMSI Kolaborasi Gelar Pelatihan Jurnalistik

“Jenis pupuk hayati ini,temuan Prof.Dr.Ali Zum Mashar ,dan kami Perusda Pertanian Taput mencoba memasarkan kepada petani,” pungkas Janpiter seraya salut dan kagum terhadap beberapa anggota dewan yang ia tahu persis menggeluti pertanian diharapkan menjadi motivasi kepada masyarakat.

Maradona Simanjuntak menggambarkan keseriusan masyarakat giat bertani, dan ia bangga ternyata lahan tanah adat yang dilepas dari konsesi TPL di wilayah Sipahutar termasuk lahan pertanaman cabai merahnya kini menjadi lahan pertanian masyarakat, pungkas Maradona Simanjuntak. (MN)

Komentar

News Feed