MEDAN – realitasonline.id | Sebanyak 176 atlet dari 26 cabang olahraga yang dipersiapkan menghadapi PON XX/2021 di Papua mengikuti tes fisik tahap dua yang dilaksanakan KONI Sumut, di Stadion Unimed, Sabtu (12/12).
”Dalam tes fisik tahap dua ini, terlihat adanya peningkatan semangat dari seluruh atlet yang mengikuti,” kata Ketua Bidang Binpres KONI Sumut H Mesnan MPd, di sela-sela pelaksanaan tes fisil.
Dikatakan, seleksi tahap dua ini merupakan evaluasi dari seleksi tahap pertama lalu. Dalam tes fisik ini, pihak penguji lebih melihat pada tingi dan berat badan (idealnya berat badan atlet), kelincahan gerak, keseimbangan, kekuatan otot tungkai, kekuatan punggung, kekuatan pegangan, kekuatan mendorong.
Selain itu, kata Mesnan, ada juga tes kekuatan mengantisipasi kecepatan khususnya untuk cabor bulutangkis dan full contack, lari dengan jarak yaitu, 30 m, 50 m, 300 m dan 1000 m. Sit up, push up, back up dan pull up, vertical jump.
Menurut Mesnan, tes fisik ini sangat penting guna persiapan menghadapi Pelatda yang bakal dilakukan pada 2021 sebelum menuju PON Papua.
Mesnan menambahkan, semua tes tersebut harus diikuti semua atlet walaupun tak semua cabor menyamakan tes fisik atletnya dengan cabor seperti full contack.
Dalam tes tersebut, pihak KONI Sumut menggunakan tenaga para dosen dari Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Unimed ditambah beberapa dosen keolahragaan dari Pulau Jawan.
Sementara cabang atletik dalam mengikuti tes fisik ini menurunkan 16 atlet putra-putri. Dari 16 atlet tersebut, Pengprov PASI Sumut menargetkan 2 medali emas pada PON Papua melalui pelari Agustina Mahardika Manik yang saat ini sedang mengikuti Pelatnas di Jakarta.
“Sebenarnya kita menargetkan 4 medali emas, namun persaingan memang nantinya cukup berimbang, terutama dari tuan rumah Papua. Jadi mari sama-sama kita harapkan saingan Sumut tak banyak yang turun,” kata Sekretaris Umum Pengprov PASI Sumut, Suharjo SPd. (KIM)












Komentar