oleh

Emas Semakin Diminati, BSI Region Medan Catat Pertumbuhan Tabungan Emas 444%

MEDAN – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) Region Office II Medan mencatatkan kinerja impresif hingga pertengahan tahun 2026.

Hal ini ditopang salah satunya oleh emas yang semakin diminati di wilayah ini. Tercatat lonjakan signifikan Tabungan Emas serta akselerasi transaksi digital melalui superapp BYOND by BSI.

Pencapaian ini sekaligus menegaskan komitmen perseroan dalam menghadirkan solusi keuangan syariah yang inklusif, modern, dan bernilai tambah bagi seluruh lapisan masyarakat.

BACA JUGA:  TelkomGroup Salurkan Bantuan Kemanusiaan dan Aktifkan 13 Titik Internet Satelit untuk Korban Bencana Sumatra

Jumlah Tabungan Emas BSI Region Medan melesat hingga 444,22% secara tahunan (Year-on-Year/YoY) menjadi sekitar 120ribu nasabah. Pertumbuhan masif ini meningkatkan pertumbuhan kelolaan emas BSI regional Medan sekitar 257% secara tahunan.

Kehadiran e channel BYOND by BSI terbukti mampu menjawab kebutuhan gaya hidup finansial nasabah yang menuntut layanan cepat, aman, dan tanpa batas (seamless). Hal ini tercermin dari lonjakan volume transaksi yang meroket 82,06% YoY, menembus 7,75 Juta transaksi pada Mei 2026.

BACA JUGA:  Anies Positif Corona: Balai Kota Tetap Buka, Kantor Gubernur Tutup

RCEO BSI Region Office 2 Medan Taufan Anshari menyampaikan bahwa pencapaian impresif di pertengahan tahun ini merupakan manifestasi nyata dari komitmen kami untuk terus ‘Melayani Sepenuh Hati’ dan konsistensi penguatan literasi inklusi di wilayah Sumatera Utara dan sekitarnya.

Terlebih saat ini BSI memiliki dual license sebagai bank syariah dan bullion bank. Kami menyasar seluruh elemen masyarakat melalui layanan syariah yang inklusif salah satunya layanan bisnis emas.

BACA JUGA:  Gedung SMPN 2 Muara Sipongi Dirusak OTK, Kadisdik Minta Aparat Tangkap Pelaku

Tingginya transaksi digital melalui BYOND by BSI membuktikan bahwa inovasi layanan syariah BSI semakin relevan dan dipercaya oleh masyarakat Sumatera Utara dan sekitarnya.

News Feed