oleh

Soal Kasus Pedagang Pasar Gambir, Poldasu akan Periksa Pelapor dan Terlapor

MEDAN – Polda Sumut terus berupaya mengungkap motif di balik aksi dugaan penganiayaan pedagang di Pasar Gambir, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang yang terjadi pada Minggu (5/9/2021) lalu.

Proses penyidikan seorang pedagang, Liti Wari Iman Gea (37), yang ditetapkan sebagai tersangka oleh Polsek Percut Sei Tuan akan didalami. Pelapor dan terlapor dugaan penganiayaan tersebut akan dimintai keterangan (kembali).

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi mengatakan, Poldasu sedang mendalami penyidikan dugaan penganiayaan yang menimpa Liti Wari Iman Gea pedagang pasar gambir yang telah ditarik Poldasu. “Kasus LG ditarik ke Polda,” ujar Hadi melalui telepon seluler, Senin (11/10/2021).

BACA JUGA:  Komisi III DPR RI Dukung Langkah Polda Sumut Tangani Kasus Kerangkeng

Dia menyebutkan, penyidik Direktorat Reskrimum Polda Sumut sudah melakukan gelar perkara dan akan memintai keterangan sejumlah saksi serta mengumpulkan bukti-bukti.

“Masih didalami. Saat ini penyidik sudah melakukan gelar perkara,” katanya.

Namun, Hadi belum bisa menyampaikan hasil dari gelar perkara tersebut karena masih dalam konteks kepentingan penyidik. “Belum bisa kita sampaikanlah,” imbuh Hadi.

BACA JUGA:  Keluarga Nahdhatul Ulama Dukung Khairil Amri jadi Ketua KNPI Madina

Dalam proses pendalaman nantinya, sambung Hadi, penyidik juga akan mengambil keterangan dari kedua pihak antara Liti Gea dan BS.

“Oiya pastilah, kita mintai keterangan beberapa saksi termasuk LG dan BS,” terangnya.

Sebelumnya, video dugaan penganiayaan terhadap pedagang wanita terjadi di Pasar Gambir Tembung, Minggu (5/9/2021). Videonya viral di media sosial Instagram.

BACA JUGA:  SMSI Sumut Kutuk Aksi Kekerasan terhadap Wartawan di Madina

Terlihat di video itu seorang perempuan diduga dianiaya hingga jatuh ke tanah oleh seorang pria berbadan tegap.

Korban yang tidak terima karena merasa dianiaya langsung membuat laporan ke Polsek Percut Sei Tuan hingga BS ditangkap keesokan harinya.

Kasus ini kemudian kembali viral di media sosial (medsos). Sebab,… Baca Selanjutnya di www.topmetro.news

Komentar

News Feed