Kekompakan Bupati Batubara dan Gubernur Sumut Kembali Tersaji dalam Momen Pelantikan KONI Sumut
Batubara— Kekompakan Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution dengan Bupati Batubara Baharuddin Siagian kembali terlihat hangat dan penuh keakraban dalam momen penting pelantikan Kepengurusan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumut Periode 2025–2029, yang digelar, Selasa (10/6/2025).
Keduanya tampak saling beramah tamah dengan penuh kehangatan di hadapan para kepala daerah se-Sumut dan tokoh olahraga nasional. Kehadiran Baharuddin Siagian dalam acara ini tidak hanya sebagai bentuk dukungan terhadap dunia olahraga, tetapi juga mempertegas eksistensinya di jajaran strategis pemerintahan provinsi.
Figur Baharuddin Siagian memang bukan wajah baru di tingkat provinsi. Sebelum menjabat sebagai Bupati Batubara, ia telah menempati berbagai posisi penting di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, antara lain sebagai Kepala Biro Keuangan, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, serta Kepala Dinas Ketenagakerjaan. Meski secara usia belum memasuki masa pensiun, ia mengambil keputusan pensiun dini untuk mengikuti kontestasi sebagai calon bupati, ketika masih menjabat sebagai Kadispora Sumut.
Keikutsertaannya dalam pelantikan pengurus KONI Sumut ini membawa makna tersendiri bagi kalangan olahraga. Kebersamaan Baharuddin dengan jajaran pengurus KONI Sumut telah terbangun erat sejak keterlibatannya dalam persiapan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut, di mana saat itu ia masih aktif menjalankan tugas sebagai Kadispora Sumut.
Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman, hadir langsung dalam pelantikan yang mengangkat tema “Kolaborasi Sumut Berkah dan Berprestasi”. Sementara pengurus KONI Sumut yang baru diketuai Hatunggal Siregar, terdiri dari 55 orang yang siap menjalankan misi memajukan olahraga di Sumatera Utara menuju prestasi nasional dan internasional.
Kehadiran Baharuddin di tengah pelantikan ini memperkuat sinyal positif sinergi antara pemerintah kabupaten dan provinsi dalam memajukan sektor olahraga. Tidak hanya menunjukkan kekompakan simbolik dengan gubernur, tetapi juga menjadi bukti konsistensinya dalam mendukung pembangunan olahraga sejak di level provinsi hingga kini di daerah yang dipimpinnya.











