oleh

Gubsu Marah Serapan Anggaran TA 2021 Pemprovsu Sangat Rendah

MEDAN – Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi, mengaku marah karena rendahnya serapan anggaran (APBD Tahun 2021) oleh seluruh pemerintah daerah di Sumut hingga Triwulan I tahun 2021. Serapan itu lebih buruk dari tahun 2020.

Ia mengaku mengalami kesulitan karena sedikitnya uang dibandingkan banyaknya barang di tengah-tengah masyarakat. Sejatinya serapan anggaran lebih gencar berlaku, pemda agar banyak uang berputar di masyarakat.

“Tiap hari saya marah. Tiap hari. Marah benaran saya nggak marah ecek-ecek,” ujar Gubernur Edy saat berbicara di hadapan wartawan pada acara silaturahmi insan pers di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur, Jalan Jenderal Sudirman Medan, Rabu (5/5/2021) sore.

BACA JUGA:  Warga Desa Bangkelang Serbu Layanan Bus BKB

“Sekarang ini marah saya. Kenapa? Saya minta ada penyerapan uang. Penyerapan di tengah-tengah masyarakat ini cepat. Wah tolong bantu saya,” kata Gubernur Edy yang saat itu bersama Kadis Kominfo Irman Oemar dan Sekretaris DPRD Sumut Afifi Lubis.

Ia menegaskan harus buka-bukaan data dan tak perlu tutup-tutupi. Termasuk para Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Sumut, jangan menutup-nutupi data. Ia sembari meminta operator menampilkan data serapan anggaran pemda se-Sumut.

Dari data serapan yang tayang pada layar monitor, Pemkab Labuhanbatu Selatan salah satu yang dapat sorotan karena penyerapan anggaran rendah. Yakni hanya 0,28% hingga Triwulan I Tahun 2021. Itu lebih rendah dari periode yang sama 2020 sebesar 7,85%.

BACA JUGA:  Mahasiswi PKL FISIP USU: Masa Pandemi, Anak TK Rawan Putus Belajar

Meski karena proses Pilkada Serentak 2020 yang berlanjut hingga PSU pada 24 April 2021, tak semestinya serapan anggaran rendah. Seperti Pemkab Labuhanbatu yang juga ber-Pilkada, namun telah menyerap 10,18% anggaran.

“Jadi jangan main-main mimpin ini. Ini bermain dengan ini. Tapi dampaknya rakyat itu susah Saudaraku,” ujar Edy. “Ini 2 tahun 7 bulan menggerakkan ini aja saya (serapan anggaran). Waduh berat kalilah ini,” ujarnya lagi.

BACA JUGA:  Angka Stunting Beberapa Kabupaten Sentuh 40%, Edy Minta Ditangani Serius

Serapan Anggaran se-Sumut

Dan berikut persentase serapan 33 pemkab/pemko dan Pemprov Sumut Triwulan I 2021 dan 2020:

1. Provinsi Sumut 16,77% (11,08%)
2. Kabupaten Tapanuli Selatan 23,28% (7,41%)
3. Kabupaten Nias 13,24% (2,51%)
4. Kota Tebingtinggi 11,47% (15,54%)
5. Kabupaten Tapanuli Utara 11,18% (7,63%)
6. Kota Sibolga 11,17% (12,30%)
7. Kabupaten Asahan 10,58% (14,22%)
8. Kabupaten Labuhanbatu 10,18% (12,52)
9. Kota Binjai 10,18% (14)
10. Kabupaten Langkat 9,41% (10,75%)
11. Kabupaten Simalungun 8,87% (13,85%),… Baca Selanjutnya di www.topmetro.news

Komentar

News Feed