oleh

Boru Na-70 di Jalan Pelita Tewas, Leher Digorok, Diduga Dirampok

MEDAN – Seorang janda diperkirakan berusia 50-an tahun tewas mengenaskan leher digorok dirampok di rumahnya. Tepatnya di Jalan Pelita I Kecamatan Medan Timur, Kamis (6/5/2021) siang. Korban L boru Napitupulu alias Lisbet alias Na-70 diduga kuat dirampok.

Menurut warga sekitar, Suni, korban meninggal setelah menderita luka tusukan pisau itu ditemukan sekitar pukul 10.00 WIB.

“Tadi ada (warga) yang mau beli di warungnya, tapi korban nggak nyahut-nyahut,” sebut tetangga korban itu.

Karena itu, pembeli yang penasaran mencoba masuk ke rumah yang juga dijadikan warung tersebut.

BACA JUGA:  Angkola Julu Berpotensi Jadi Daerah Lumbung Bawang Merah

“Begitu masuk, saksi melihat korban leher digorok sudah bersimbah darah dengan kaki terikat,” kata saksi, menambahkan korban tidak memiliki anak.

Melihat korban bersimbah darah, pembeli tersebut langsung memberitahu warga sekitar.

“Terus saya dikabari, kemudian kami memberitahu warga lainnya,” ujar wanita 34 tahun tersebut.

Menurut Suni, sepeda motor, uang dan juga perhiasan milik korban yang merupakan seorang janda itu juga hilang. Sementara, personel Polsek Medan Timur langsung melakukan penyelidikan.

BACA JUGA:  OPD Harus Miliki Standar Pelayanan Publik

“Korban sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara, ada luka tusukan. Sabar dulu ya,” sebut Kanit Reskrim Polsek Medan Timur, Iptu JB Simamora.

Sementara, Kapolsek Medan Timur, Kompol M Arifin mengakui adanya penemuan mayat perempuan paruh baya di sebuah rumah di Jalan Pelita I, Kelurahan Sidorame Barat I, Kecamatan Medan Perjuangan pada Kamis (6/5/2021) pagi tadi.

“Iya betul, ada (penemuan mayat). Kita sedang bentuk tim untuk melakukan pencarian pelaku. Kita sedang dalami sekarang ini. Mohon waktunya,” kata dia.

BACA JUGA:  Tim Monitoring Satgas Covid-19 Sumut Terus Tegakkan PPKM

Leher Korban Digorok

Seorang saksi mengaku bagian leher korban digorok. “Lehernya digorok. Korbannya perempuan. Umurnya sekitar 60-an tahun gitu,” kata seorang wanita, warga setempat.

Informasi dari warga lainnya, korban selama ini tinggal sendirian di rumahnya yang persis di tepi jalan. Korban sehari-hari membuka warung kelontong di rumahnya.

“Selama ini dia setahu kami tinggal sendirian di rumahnya. Tadi ada abang kandungnya datang,… Baca Selanjutnya di www.topmetro.news

Komentar

News Feed