GUNUNGSITOLI – realitasonline.id | Kegiatan yang dilakukan oleh TNI, dalam hal ini Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD), mendapat dukungan oleh semua pihak termasuk oleh Pemerintah Daerah. Membangun bangsa ini tidak bisa dilakukan oleh satu lembaga atau organisasi tertentu, tetapi perlu dilakukan bersama-sama.
“Program TMMD yang dilaksanakan TNI AD dengan terjun langsung ke desa-desa, itu sesuatu yang menggugah masyarakat untuk ikut berpartisipasi,” ujar Dandim 0213/Nias Letkol Inf TP Lobuan Simbolon, selaku Dan Satgas TMMD ke 110 TA 2021 Kodim 0214 / Nias, Rabu (10/3/2021).
Disebutkan Dandim, TMMD telah mengembalikan semangat gotong royong menjadi ciri khas bangsa Indonesia. Semangat gotong-royong harus dijaga terus, dan selama ini program TMMD sangat selaras dengan program Pemerintah Daerah, Karena sama-sama ingin membangun dan menyejahterakan masyarakat dan selama ini TNI senantiasa dirindukan oleh rakyat, Karena salah satu ketertinggalan kita dewasa ini adalah persoalan kedisiplinan yang belum tertanam bagus di tengah masyarakat.
“ Selama ini tidak ada aktifitas yang diprogramkan oleh TNI dan yang dilakukan sendiri oleh TNI, tetapi melalui program TMMD segala kegiatan yang dilaksanakan TNI, senantiasa melibatkan masyarakat sehingga selalu mendapat dukungan dan partisipasi masyarakat, “ ujar Dandim.
Menurutnya, TMMD Kodim 0213/Nias reguler 110 tahun 2021 yang dipusatkan di Desa Loloana’a Lolomoyo Kecamatan Gunungsitoli Utara Kota Gunungsitoli, juga menyertakan peran serta masyarakat Desa untuk bergotong-royong menyelesaikan pekerjaan fisik di Desa yang menjadi sasaran TMMD.
“ Peran serta masyarakat untuk membantu personel TNI yang tergabung dalam Satgas TMMD menunjukkan kemanunggalan TNI-Rakyat tetap terpelihara dengan baik. Disamping itu, prajurit TNI yang terlibat langsung dalam TMMD mendorong masyarakat untuk ikut aktif dalam setiap kegiatan yang dipelopori TNI AD, “ ujarnya.
Selain itu, program TMMD juga telah menyatukan pandangan masyarakat dengan prajurit TNI. Rakyat merasa bersatu dengan TNI yang melaksanakan kegiatan TMMD ini, sehingga pandangan masyarakat itu sangat baik sekali. Kebersamaan dan keakraban yang terjalin menjadi modal dalam menyukseskan pembangunan di pedesaan.
“ Berbagai kegiatan pembangunan yang dilaksanakan melalui program TMMD, sangat menonjol di masyarakat, Karena melibatkan rakyat dalam pembangunannya. Turunnya prajurit TNI AD dalam pelaksanaan pembangunan di desa-desa telah mendorong peningkatkan kesejahteraan masyarakat desa, “ paparnya.
Terkait dengan disiplin prajurit, Dandim juga mengutarakan bahwa TNI akan membawa kedisiplinan yang cukup bagus, sehingga kalau itu tertanam di tengah-tengah pergaulan dan kehidupan masyarakat maka dengan sendirinya modal utama untuk mempercepat pembangunan itu salah satunya adalah disiplin.
“ Disiplin dalam programnya, disiplin dari pelaksanaannya, disiplin dari waktu, maka dengan modal kedisiplinan, percepatan pembangunan sesuai dengan tujuan negara akan cepat kita wujudkan, “ imbuhnya. (RI)











Komentar