SIMALUNGUN – Realitasonline.id | Warga Binaan Lapas Klas IIA Pematangsiantar ikut bagian dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Simalungun. Sebanyak 560 warga binaan terdaftar sebagai DPT (Daftar Pemilih Tetap), Rabu (9/12).
Demikian dikatakan Humas Lapas Klas IIA Siantar Daniel Sitindaon kepada wartawan siang itu di Lapas jalan Asahan Km 6,5 Kecamatan Siantar.
Dari 560 warga binaan yang akan menggunakan hak pilihnya terbagi dalam 2 TPS (Tempat Pemungutan Suara), yakni TPS 008 dan TPS 009. Suheri sebagai Ketua KPPS 008 dan Liong Hui Sinaga sebagai Ketua KPPS 009 dan keduanya merupakan petugas Lapas. Dari jumlah tersebut hanya 56 persen yang menggunakan hak pilihnya, atau sekitar 310 orang.
Menurut Daniel, sebagai petugas kita telah menyampaikan hak warga binaan sebagai pemilih. Tapi kita tidak bisa memaksa warga binaan untuk mencoblos, karena itu hak nya mau memilih atau tidak.
“Kesempatan sebagai pemilih telah kita lakukan, tapi dia mau memilih atau tidak itu adalah hak nya,” kata Daniel.
Pemilihan di Lapas Klas IIA Siantar berlangsung aman dan tertib dipantau petugas pengamanan dari Polri dan TNI juga Kejaksaan. Proses pemilihan tersebut juga tetap mengikuti protokoler kesehatan (Prokes) dengan diawasi tenaga medis dari Dinkes Kabupaten Simalungun.
Hasil perolehan suara di Lapas Klas IIA Pematangsiantar, pasangan nomor urut 1 Radiapoh Hasiholan Sinaga – H Zonny Waldi unggul dengan perolehan suara 172 suara, disusul dengan pasangan no.urut 2 Muhajidin Nur Hasyim – Tumpak Siregar (67 suara). Pasangan no.urut 3 Wagner Damanik – Abidinsyah Saragih (34 suara) dan diurutan terakhir pasangan no.urut 4 Anton Achmad Saragih – Rospita Sitorus (30 suara). (RH)












Komentar