DELI SERDANG – Bongkar warung tuak dan kafe. Begitulah permintaan puluhan emak-emak di Dusun Banjar Negoro B Desa Sidodadi Ramunia, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deli Serdang. Mereka beraksi dengan mendatangi lokasi warung tuak dan kafe yang berdiri di bantaran Sungai Ular di Desa mereka, Jumat (6/8/2021).
Aksi emak-emak dengan membawa spanduk meminta kepada Bupati, Camat, Kepolisian dan Satpol PP. Untuk membongkar lokasi warung tuak dan cafe yang meresahkan warga itu.
Bongkar Warung Tuak
Informasi yang dihimpun, aksi mereka lantaran keberatan terhadap keberadaan warung tuak dan kafe. Yang selama ini sudah meresahkan khususnya di Dusun Banjar Negoro B.
Menurut keterangan dari warga Dusun Banjar Negoro B yaitu inisial N dan T, keberadaan warung tuak dan cafe itu dinilai telah meresahkan. Dan minta kepada aparat terkait agar dibongkar sekaligus ditutup.
Seperti diberitakan sebelumnya, ditikam teman sekampung hingga tewas. Begitulah Kiranta Padang (33) warga Dusun Pertumbungan, Desa Pertumbungan, Kecamatan Tigalingga, Kabupaten Dairi yang tewas bersimbah darah setelah dadanya ditusuk pisau oleh rekan sekampungnya berinisial EKG (33).
Peristiwa berdarah itu berawal saat keduanya sedang menenggak tuak di warung milik Rusman Ginting di Dusun Kuta Tengah, Desa Sarintonu, Kecamatan Tigalingga Dairi.
“Telah terjadi tindak pidana pembunuhan di wilayah hukum Polsek Tigalingga Polres Dairi, tempat kejadian perkara (TKP) di warung milik Rusman,… Baca Selanjutnya di www.topmetro.news












Komentar