oleh

Masya Allah, Parkir Masjid Agung Medan Aman dan Amanah

Masya Allah, Parkir Masjid Agung Medan Aman dan Amanah

MEDAN — Keamanan sebuah tempat parkir sering kali baru benar-benar dirasakan ketika pengunjung mengalami sendiri ujian kecil yang menguji kejujuran dan tanggung jawab para petugas.

Pengalaman itulah yang dirasakan seorang jamaah Masjid Agung Medan yang mengaku terkesan dengan pelayanan dan pengelolaan parkir di kompleks masjid tersebut.

Jamaah yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan itu menuturkan, dirinya memarkirkan mobil di salah satu lantai Gedung Parkir Masjid Agung Medan yang berlantai 10 pada suatu sore sepulang bekerja.

Sebelum meninggalkan kendaraannya, ia mengganti sepatu kerja bermerek yang dikenakannya dengan sepatu olahraga yang lebih nyaman digunakan.

Namun keesokan harinya, ketika hendak berangkat kembali bekerja, ia terkejut karena tidak menemukan sepatu kerjanya di dalam bagasi mobil sebagaimana yang ia ingat.

BACA JUGA:  Musa Rajekshah Gowes Bersama GGC Sumut

“Saya sempat bingung dan mencoba mengingat-ingat kembali. Setelah dipikir-pikir, kemungkinan besar sepatu itu tertinggal di luar mobil saat saya mengganti sepatu. Mungkin saya lupa memasukkannya ke bagasi,” ujarnya kepada wartawan.

Awalnya, ia mengaku ragu untuk menanyakan hal tersebut kepada petugas parkir. Selain karena tidak sepenuhnya yakin dengan ingatannya sendiri, ia juga khawatir dugaannya justru menimbulkan kesalahpahaman.

Meski demikian, ia akhirnya memberanikan diri melapor kepada petugas pengelola parkir dengan bahasa yang sopan dan hati-hati. Di luar dugaannya, laporan itu langsung mendapat respons yang baik.

Menurut jamaah tersebut, petugas parkir melayaninya dengan ramah dan profesional. Mereka meminta waktu untuk melakukan pengecekan serta mencatat nomor telepon yang dapat dihubungi apabila ditemukan barang yang dimaksud.

“Petugasnya sangat baik. Mereka tidak menyepelekan laporan saya meskipun saya sendiri belum yakin apakah sepatu itu benar-benar tertinggal di area parkir,” katanya.

BACA JUGA:  Gekira Medan Gelar Donor Darah, Gerindra Bersama Sayap Partai Tetap Komit Bersama Rakyat

Sekitar satu jam kemudian, telepon yang ditunggu akhirnya datang. Salah seorang petugas mengabarkan bahwa mereka menemukan sepasang sepatu bermerek yang sesuai dengan ciri-ciri yang disampaikan.

Petugas kemudian mengirimkan foto sepatu tersebut melalui telepon seluler untuk memastikan kepemilikannya.

“Begitu saya lihat fotonya, saya langsung yakin itu memang sepatu saya. Alhamdulillah, ternyata benar ditemukan,” ujarnya dengan nada syukur.

Bagi jamaah tersebut, nilai dari peristiwa itu bukan semata karena barangnya kembali, melainkan karena adanya sikap amanah yang ditunjukkan petugas parkir dalam menjaga barang temuan milik pengunjung.

Ia menilai pengelolaan parkir di Masjid Agung Medan tidak hanya mengutamakan aspek keamanan kendaraan, tetapi juga memperlihatkan budaya pelayanan yang bertanggung jawab dan dapat dipercaya.

“Hal-hal kecil seperti ini justru membuat masyarakat merasa tenang. Barang yang tertinggal tidak langsung hilang, tetapi diamankan dan dikembalikan kepada pemiliknya. Ini menunjukkan sistem pengamanan berjalan baik dan petugasnya amanah,” ujarnya.

BACA JUGA:  Lakalantas Maut di Pabatu Tebing Tinggi, 9 Orang Tewas

Pengalaman tersebut menjadi cerita sederhana yang menguatkan kepercayaan jamaah terhadap fasilitas pendukung di Masjid Agung Medan.

Di tengah kesibukan kota dan tingginya mobilitas masyarakat, kejujuran dan tanggung jawab tetap menjadi nilai yang paling berharga.

Bagi jamaah itu, sepatu yang kembali bukan sekadar barang yang ditemukan, melainkan bukti bahwa amanah masih terjaga. Karena itu, ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para petugas yang telah membantu dengan penuh tanggung jawab.

“Masya Allah, saya bersyukur. Semoga budaya amanah seperti ini terus dipertahankan. Jamaah menjadi lebih nyaman, dan kepercayaan masyarakat terhadap Masjid Agung Medan semakin kuat,” katanya.

News Feed