Bank Sumut Ikon Nasional, Kepala BPKH dan Gubsu Apresiasi Manasik Haji Akbar Gratis
MEDAN – Bank Sumut dinilai menjadi ikon nasional dalam penyelenggaraan Manasik Haji Akbar Gratis bagi masyarakat yang telah dilaksanakan kontiniu sejak 2006.
Kepala Badan Pelaksana Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Dr. Fadlul Imansyah, SE, MM, CIFP., AAK, dan Gubernur Sumut memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah PT Bank Sumut yang konsisten menyelenggarakan program Manasik Haji Akbar Gratis ini.
Menurutnya, Bank Sumut bukan hanya pelopor di tingkat daerah, tetapi juga pionir secara nasional dalam program bimbingan haji yang komprehensif bagi calon jamaah yang telah membiayai biaya haji melalui bank ini.
“ Bank Sumut adalah pelopor di antara perbankan nasional dalam menyelenggarakan manasik haji akbar gratis secara lengkap dan sungguh-sungguh . Memang ada bank lain yang menggelar program serupa, tapi dari sisi kesinambungan dan cakupan pelayanannya, Bank Sumut bisa dikatakan sebagai pionir sejati,” ujar Fadlul saat membuka gelombang pertama Manasik Haji Akbar Gratis Bank Sumut di Kompleks Asrama Haji Pangkalan Masyhur, Medan , Rabu (9/4).
Ia pun menyampaikan salut dan apresiasi kepada Bank Sumut serta mendorong Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution beserta para bupati/wali kota di seluruh kabupaten/kota agar terus mendukung program-program seperti ini yang memberikan dampak langsung kepada masyarakat. “Program ini nyata manfaatnya. Mari kita perkuat sinergi seperti ini demi pelayanan publik yang lebih baik,” ujarnya.
Program Manasik Haji Akbar Gratis Bank Sumut tahun ini diikuti oleh 1.626 calon jamaah haji dari 33 kabupaten dan kota se-Sumatera Utara, yang telah menyetorkan dan melunasi biaya hajinya melalui Bank Sumut.
Pelatihan yang diadakan dalam dua gelombang demi memastikan setiap jamaah mendapatkan bimbingan secara maksimal.
Gelombang I berlangsung pada 8–10 April 2025 , diikuti oleh 584 jamaah . Gelombang II yang diselenggarakan akan diikuti oleh 1.042 jamaah .
Program ini bukan sekedar seremoni, melainkan bimbingan intensif dan simulasi praktis yang menyentuh seluruh aspek rukun dan tata cara ibadah haji. Harapannya, jamaah tidak hanya siap secara administratif, tetapi juga secara mental dan spiritual dalam menjalankan ibadah di Tanah Suci.
Komitmen Sejak 2006
Direktur Utama PT Bank Sumut, Babay Parid Wazdi , menegaskan bahwa program ini adalah bagian dari tanggung jawab sosial sekaligus wujud nyata komitmen Bank Sumut dalam mendampingi masyarakat, bukan hanya dalam urusan ekonomi, tetapi juga dalam ibadah dan kehidupan spiritual.
“ Sejak tahun 2006, kami berkomitmen memberikan pelayanan prima, termasuk kepada masyarakat yang hendak melaksanakan ibadah haji. Program Manasik Haji Akbar Gratis ini akan terus kami lanjutkan, bahkan kami kembangkan agar semakin banyak jamaah yang mendapatkan manfaatnya,” ucap Babay.
Menurutnya, pelayanan ini menjadi bagian dari misi Bank Sumut sebagai bank pembangunan daerah yang tidak hanya fokus pada bisnis, tetapi juga peduli terhadap kemaslahatan umat .
Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution, melalui Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Provsu, Drs. H. Juliadi Zurdani Harahap, M.Si , menyampaikan apresiasi atas konsistensi Bank Sumut. Ia menilai langkah ini sangat membantu tugas-tugas pemerintah, khususnya dalam pelayanan keagamaan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
“ Inilah bentuk nyata Bank Sumut sebagai bank milik masyarakat Sumut . Mereka tidak hanya memikirkan sisi ekonomi, tapi juga mendorong peningkatan pemahaman keagamaan dan spiritual masyarakat,” ucap Juliadi.
Pembukaan Manasik Haji Akbar Gelombang I juga melibatkan jajaran pimpinan Bank Sumut, antara lain Hadi Sucipto (Direktur Pemasaran), Syahfrizal Syah (Direktur Bisnis & Syariah) dab Arieta Aryanti PL (Direktur Keuangan & Teknologi Informasi). Turut hadir perwakilan dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara , yang menyambut baik sinergi ini dan berharap kegiatan serupa bisa diadopsi oleh daerah-daerah lain.
Harapan untuk Jamaah: Menjadi Haji yang Mabrur
Bank Sumut berharap program ini dapat memberikan bekal maksimal bagi seluruh peserta, sehingga dapat menunaikan ibadah haji dengan lancar dan kembali ke Tanah Air sebagai haji yang mabrur dan mabrurah .
“Insya Allah, dengan pembekalan yang cukup, para jamaah tidak hanya melaksanakan rukun haji secara benar, tetapi juga memahami makna dan nilai spiritual dari ibadah itu sendiri,” ujar Babay Parid Wazdi











