oleh

Tumpukan Sampah Berserakan di Area Gerbang Masuk Pelindo I

BELAWAN – realitasonline.id | PT Pelindo 1 Adalah salah satu pintu gerbang perekonomian di Sumatera Utara. Namun disayangkan sebagai Operator bergerak di Bidang kepelabuhanan persoalan sampah tak mampu di atasi Perusahaan berplat merah itu.

Pantauan Realitasonline.id Senin, (8/3/2021) Siang tampak tumpukan sampah organik dan nonorganik itu di Jl. Pelabuhan Raya tepatnya gerbang masuk PT Pelindo 1 Divisi Depo Usaha Peti Kemas (Graha).

Menurut Arifin (71), salah seorang kesehariannya pengumpul barang bekas ditemui di lokasi tumpukan sampah tersebut mengatakan bahwa tumpukan sampah ini sudah sejak lama sengaja dibuang sehingga menimbulkan aroma tak sedap bagi pengendara sepeda motor.

BACA JUGA:  Kasubbag Umum Diduga Berijazah SMA, Oknum JG Jadi Sorotan

“Sudah bertahun-tahun lokasi ini dijadikan tempat pembuangan sampah yang sengaja dibuang dilokasi ini,” kata Arifin.

Di singgung dari mana asal sampah tersebut, pria rentah itu mengungkapkan sampah-sampah ini berasal dari kontainer di graha dengan sengaja dibuang di sini setiap hari. “Sampah ini berasal dari graha tiap hari petugas kebersihan atau pencuci kontainer membuang sampah disini, ya kadang pagi atau siang,”bebernya.

BACA JUGA:  Masyarakat Meranti Syukuran Bupati dan Wabup Asahan

Aktivis lingkungan yang juga akademisi Muhammad Rifaldi.S.,Sos menyesalkan masih adanya sampah di Pelabuhan Belawan yang Notabene sebagai Pelabuhan Internasional. Hal ini tentu sangat memalukan karena Pelindo termasuk perusahaan yang dipercaya pemerintah untuk mengelola kepelabuhanan.

“Justru hal ini sangat disayangkan padahal kita tahu perusahaan BUMN punya banyak anggaran terlebih persoalan sampah harusnya menyediakan bak sampah khusus, jadi kita minta disikapi serius,” ujarnya.

BACA JUGA:  Penyandang Disabilitas Ucapkan Terima Kasih Pemko Siantar Atas Kesempatan Menjadi CPNS

VIP Humas Pelindo 1, Viona Sari Utami saat dikofirmasi Wartawan prihal tumpukan sampah tersebut belum memberi jawaban, meskipun sudah dilayangkan melalui chat aplikasi whatsapp hingga kini belum enggan menjawab. (AH)

Komentar

News Feed