TAPUT – Realitasonline.id | Hujan deras disertai petir dan angin kencang bukan hanya di Tarutung dan Siatasbarita tetapi juga ada di kecamatan Purbatua dan merusak sebuah bangunan gereja HKBP.
Seperti diwartakan, ditengah guyuran hujan deras disertai puting beliung di bumi kecamatan Tarutung dan kecamatan Siatasbarita ,Senin (8/3) sore mencapai seratusan rumah penduduk rusak.
Dikecamatan Tarutung pada dua desa yakni Desa Hutatoruan I didapati 27 rumah warga rusak dan di Desa Parbubu Pea akibat puting beliung terdata keruskan rumah penduduk sebanyak 25 unit.
Informasi diperoleh Realitasonline masih seputar hujan deras, Senin (8/3) dikecamatan Purba Tua wilayah Pahae sebuah gereja HKBP rusak berat tertimpa pohon durian.
Satu rumah ibadah di Desa Bonanidolok Kecamatan Purba Tua, Tapanuli Utara rusak berat ditimpa pohon durian, Senin sore, ujar Kades Hendri Sitompul kepada media.
Hendri kepada awak media menceritakan bencana alam ini terjadi sekira pukul 15.00 Wib. Gereja HKBP yang berada di Dusun Lobu Harambir hancur akibat ditimpa pohon Durian yang tumbang.
“Hujan deras disertai angin kencang dan petir pemicu tumbangnya pohon durian dan menimpa gedung gereja hingga rusak berat,” kata Hendri.
Pohon durian yang menimpa bangunan gereja semi permanen tersebut ada setinggi 50 meter. Akibat angin yang datang begitu kencang dan kuat, pohon durian tumbang menimpa bangunan gereja.
Beruntung tidak ada korban jiwa namun kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah,pungkas Hendri. (MN)












Komentar