oleh

Di Tarutung 52 Rumah Warga Diterjang Puting Beliung

Ke 52 rumah yang rusak ada di dua desa, yakni sebanyak 25 di desa Parbubu Pea dan 27 di Desa Hutatoruan I, kedua desa berada diwilayah atau kecamatan Tarutung.

Camat Tarutung Reinhard Lumbantobing melalui WhatsApp kepada Realitasonline.id, Senin petang membenarkan peristiwa bencana alam puting beliung yang merusak rumah hunian warga di dua desa tersebut.

“Benar, hujan deras bercampur angin puting beliung yang tejadi Senin sore merusak rumah warga di Desa Hutatoruan I dan Desa Parbubu Pea,” kata Reinhard.

BACA JUGA:  MMKSI Luncurkan Edisi Spesial Mitsubishi Xpander dan Xpander Cross di Medan

Beruntung dari kejadian, tidak ada korban jiwa kecuali kerugian materi, imbuh Camat.

Dari data sementara yang berhasil dihimpun,tercatat kategori kerusakan di Desa Parbubu Pea, rumah yang rusak 25 unit , sebanyak 10 Unit rumah rusak berat, 6 unit rusak sedang dan 11 unit rusak ringan.

Di Desa Hutatoruan I sebanyak, 27 unit rumah rusak diantaranya yang baru berhasil dirinci hingga berita ini dikirimkan baru 9 unit rusak berat, 4 unit rusak sedang dan 6 unit rusak ringan.

BACA JUGA:  Syukuran Posko kaukus Gemuis Prabowo - Gibran Sulawesi Tengah, Fakir Miskin dan Tokoh Masyarakat Doakan Prabowo Presiden 2024 - 2029

Khusus di Desa Hutatoruan I, petugas masih melakukan pendataan, sebut Wanty dari pihak kantor kecamatan Tarutung.

Data dari Wanty Kasi Pemerintahan kantor camat Tarutung khusus dari Desa Parbubu Pea, sebanyak 10 rumah rusak berat adalah milik Benni Simamora, Faber Lumbantobing, Rindu Simanjuntak, Ganda Lumbantobing, H Sipahutar.

Selanjutnya rumah milik Marojahan Simanjuntak, Kureng Manalu, Radot Lumbantobing, Tunggul Lumbantobing dan rumah milik Linos Lumbantoruan.

BACA JUGA:  25.000 Kg Benih Padi Diterima Koptan Lau Baleng dan Mardinding Dari Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Provsu

Sumber lain menyebut selain di dua desa dikecamatan Tarutung, angin puting beliung juga terjadi di Kecamatan Siatas Barita.

Camat Tarutung Reinhard Lumbantobing melalui Wanty, kasi Pemerintahan ketika dihubungi Realitasonline melalui WhatsApp membenarkan kejadian tersebut.

Sebut Wanty, beruntung dari kejadian tersebut tidak ada korban jiwa. Sementara kerugian material masih belum dapat dihitung hingga berita ini dikirimkan. (MN)

Komentar

News Feed