oleh

Pembangunan Sarpras Pejalan Kaki di Kawasan Pariwisata Kota Balige 2020 Senilai Rp5,9 M Belum Selesai Dikerjakan

BALIGE – realitasonline.id | Proyek pembangunan sarana dan prasarana untuk Area pejalan kaki di kawasan pariwisata Kota Balige, Kabupaten Toba yang dikerjakan sejak pertengahan tahun 2020 yang lalu hingga saat ini awal Pebruari 2021 bebeapa item Pekerjaan tak kunjung selesai dikerjakan.

Dalam rangka mendukung kemajuan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Kawasan Danau Toba itu , Sumber Dana berasal dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Dirjen Bina Marga tahun anggaran 2020 senilai Rp 5 938.202.000.- Kontraktor PT. SOADAMARA MITRA LESTARI , Supervisi PT. Mitra Mandiri Konsultama .

Trotoar ini Dikerjakan mulai dari daerah Siahaan Balige hingga daerah Soposurung Balige dengan panjang kurang lebih 2, 5 KM. Waktu pelaksanaan proyek selama 219 hari dan dimulai 15 Mei 2020 yang lalu.

Pantauan Realitas, (4 – 6/2) proyek ini masih ada tahap pengerjaan pemasangan Andesit 20x20x3 cm seperti di sepanjang Jalan Sisingamangaraja serta jalan Patuan Nagari Balige.

BACA JUGA:  Bupati Asahan Ikuti Sosialisasi UU Nomor 18 Tahun 2017 tentang BP2MI

Sementara trotoar yang berada di depan Gereja Katolik Santa Yosep Balige pada ruas yang sama masih pemasangan Andesit dan Finishing Pengunci trotoar .

Bukan hanya dasar trotoar, sejumlah penutup bak kontrol di trotoar itu juga belum selesai dikerjakan. Akibatnya, warga yang rumahnya dekat bak kontrol, terpaksa menutup lobang untuk sementara dengan papan guna menghindari hal – hal yang tidak diinginkan . Sumber Realitas ( 6/2) yang mempunyai data Gambar Kerja trotoar ini mengatakan bahwa item Pekerjaan tersebut masih ada yang belum dikerjakan antara lain Pemasangan Tiang Lampu , Grating Pohon , Penanaman Pohon , Pemasangan Kursi Taman . Ketika Realitas Lakukan Konfirmasi kepada PPK sebagai Pejabat Pembuat Komitmen dan Pengguna Anggaran , melalui nomor WA nya mengapa Pembangunan Trotoar ini tak kunjung selesai beberapa item pekerjaannya sampai Pebruari 2021 ? sampai 3 hari tak dibalas – balas. (MS)

Komentar

News Feed