TAPUT – realitasonline.id | Terlebih dahulu melalui skrining, sebanyak 520 Pegawai Rumah Sakit Umum Daerah Tarutung Tapanuli Utara akan menerima vaksinasi Covid-19.
Jumlah yang akan menerima vaksinasi Sinovac tersebut akan berfluktuasi akibat skrning yang dilakukan kepada pegawai RSUD Tarutung.
Selain itu juga, RSUD Tarutung sebelum melakukan vaksinasi sebahagian juga telah dilakukan PCR Swab, seperti pada Minggu (7/2) 2021, ada 60 Pegawai RSUD salah satunya Dirut dr Janri Nababan telah mendapatkan vaksinasi yang dipusatkan di Gazebo
” Kemarin kita telah mendapatkan vaksinasi totalnya ada 60 orang baik Saya sendiri, Wakil Direktur, pejabat Struktural dan beberapa tenaga Medis lainnya,” ungkap Janri Nababan, Senin (8/2).
Selanjutnya dikatakan Janri, vaksinasi tetap berjalan secara bertahap dan sesuai jadwal.
“ Hari ini juga kita jadwalkan, sehingga nantinya seluruh pegawai yang totalnya 520 orang mendapatkan vaksinasi,” tambahnya.
Sebelum menerima vaksinasi, Janri mengungkapkan ada 4 tahap yang harus dilalui yakni pegawai datang ke meja 1 untuk menunjukkan e-ticket dan bukti identitas seperti KTP sebagai langkah verifikasi.
Selanjutnya, pegawai akan di Skrining, dan dimeja skrining ini petugas vaksinisasi akan melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap pegawai yang menjadi penerima vaksin penerima vaksin akan menjalani assesent seperti riwayat penyakit dan pengukuran tekanan darah, jika pegawai tersebut sehat, maka akan lanjut ke tahap selanjutnya.
Setelah itu, mereka menjalani proses vaksinasi dan usainya dilakukan observasi selama 30 menit dan akan menuggu di tempat yang ditentukan.
” Setelah tidak ada efek samping yang timbul selama observasi, penerima vaksin akan menerima kartu tanda vaksinasi”, paparnya.
Janri mengharapkan pegawai RSUD yang totalnya 520 orang dilakukan skrining terlebih dahulu, baik dari riwayat kesehatan.
“ Pegawai kita 520 orang, mungkin beberapa tidak akan divaksin karena kita akan skrining terlebih dahulu, apalagi pegawai kita ada yang lagi program hamil, jadi tidak bisa kita Vaksin, karena itu akan mengganggu program mereka, namun saya akan tetap menekankan agar tetap menjalankan Protokol Kesehatan sesuai yang dianjurkan Pemerintah” katanya. (AS)












Komentar