oleh

Ribak Sude! Ipunk Pastikan Stadion Utama Sumut Siap Jadi ^Kandang^ PSMS

Ribak Sude! Ipunk Pastikan Stadion Utama Sumut Siap Jadi ^Kandang^ PSMS

DELI SERDANG& – Harapan besar suporter Ayam Kinantan untuk melihat PSMS Medan kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia mulai menemukan pijakan baru..

Stadion Utama Sumatera Utara di kawasan Sumut Sport Center, Desa Sena, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang, dipastikan dalam kondisi siap digunakan sebagai home base PSMS Medan pada kompetisi Liga 2 musim 2026/2027.

Pesan itu mengemuka setelah Kepala Dinas Kepemudaan dan Keolahragaan Sumatera Utara M. Mahfullah Pratama Daulay, S.STP., M.AP., yang akrab disapa Ipunk, turun langsung meninjau Stadion Utama Sumatera Utara, Minggu (6/9/2026).

Peninjauan yang berlangsung sekitar pukul 08.00 hingga 11.00 WIB itu bukan sekadar kunjungan rutin. Ipunk datang untuk memastikan seluruh kesiapan stadion, terutama kondisi lapangan, benar-benar siap menyambut PSMS Medan selama mengarungi satu musim kompetisi.

Dan dari hasil peninjauan tersebut, satu kesimpulan mengemuka: lapangan dinilai clear dan ready.

BACA JUGA:  Menyalahi Aturan, 20 Pejabat Pemprovsu Diberi Sanksi

Dengan istilah yang belakangan kerap digunakan Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution, semangatnya adalah: “Ribak Sude!”

Artinya, tidak ada lagi alasan untuk terus melihat ke belakang. Infrastruktur yang dibutuhkan telah dipersiapkan. Lapangan telah ditata. Stadion siap digunakan. Kini perhatian mulai diarahkan kepada perjuangan tim di atas lapangan.

Dalam peninjauan tersebut, Ipunk juga bertemu dengan jajaran PSMS Medan, termasuk Presiden klub dan tim pelatih. Bersama-sama, mereka mengelilingi lapangan untuk melihat secara langsung kondisi rumput dan kesiapan fasilitas Stadion Utama Sumatera Utara.

Respons dari tim pelatih menjadi salah satu catatan penting dalam kunjungan tersebut. Setelah mengamati kondisi lapangan, pelatih memberikan penilaian positif dan menyatakan lapangan telah layak digunakan untuk kompetisi.

Gestur mengacungkan jempol seolah mempertegas satu pesan: lapangan dinilai mantap.

Perhatian khusus juga diberikan pada kondisi rumput. Lapangan Stadion Utama Sumatera Utara telah menggunakan rumput dengan standar internasional yang menjadi salah satu bagian penting dalam kesiapan fasilitas pertandingan.

BACA JUGA:  Telkom Peroleh Penghargaan Internasional di Ajang GSMA M360 Digital Nations Awards 2024

Bagi PSMS Medan, kesiapan stadion tentu memiliki arti lebih besar daripada sekadar tersedianya tempat bertanding.

Sebuah tim yang sedang membangun kembali kekuatannya membutuhkan rumah. Dan bagi Ayam Kinantan, Stadion Utama Sumatera Utara kini disiapkan untuk menjadi panggung perjuangan menuju target yang telah lama menjadi harapan publik sepak bola Sumatera Utara: kembali ke Liga 1.

Ipunk mengatakan, seluruh persiapan terus diarahkan agar perjalanan PSMS pada musim kompetisi 2026/2027 dapat berlangsung baik.

“Kita berdoa semoga Liga musim tahun ini berjalan dengan baik sebagaimana yang diharapkan dan PSMS bisa menuju Liga 1. Seluruhnya sudah ready dan on the track,” demikian optimisme yang disampaikan Ipunk.

Optimisme itu terasa penting karena PSMS bukan sekadar klub sepak bola. Bagi banyak warga Sumatera Utara, terutama masyarakat Medan, PSMS adalah identitas, sejarah, dan kebanggaan.

Karena itu, kesiapan Stadion Utama Sumatera Utara sebagai kandang PSMS dapat dibaca sebagai bagian dari upaya membangun kembali atmosfer sepak bola Sumatera Utara.

BACA JUGA:  Pj Gubsu Berpesan Dana Hibah Harus dapat Tingkatkan Program Kepramukaan

Dispora Sumut, melalui peninjauan langsung Ipunk, tampaknya ingin memastikan bahwa ketika kompetisi dimulai, perhatian tidak lagi tersita oleh persoalan lapangan dan kesiapan stadion.

Rumput sudah ditinjau. Lapangan dinilai siap. Stadion telah disiapkan.

Kini, seperti semangat “Ribak Sude”, harapan publik pun mulai diarahkan kepada satu pertanyaan besar: mampukah Ayam Kinantan menjawabnya di atas lapangan dan membawa PSMS kembali ke Liga 1?

Bagi para pendukung PSMS, musim 2026/2027 bukan sekadar perjalanan kompetisi.

Ini adalah kesempatan untuk kembali percaya.

Dan ketika Stadion Utama Sumatera Utara mulai bersiap menjadi rumah perjuangan Ayam Kinantan, pesan yang tersisa bagi publik sepak bola Sumatera Utara mungkin sederhana:

Fasilitas sudah siap. Lapangan sudah mantap. Kini saatnya PSMS bertarung. Ribak Sude! (*Zulfikar Tanjung bersertifikat wartawan utama dewan pers)*

News Feed