oleh

TIM PHP2D UNDHAR BERIKAN “GEROBAK BACA” UNTUK ANAK-ANAK KAMPUNG NELAYAN INDAH

Medan-Revolusi industry 4.0 merubah hampir semua sisi kehidupan masyarakat, termasuk anak-anak. Tidak ada satu anak dibelahan bumi ini yang tidak mengenal gadget. Gadget berevolusi menjadi alat elektronik yang cukup digemari untuk belajar, bermain dan bekerja.

Masyarakat lebih sering menggunakan gadget untuk membaca dibandingkan buku. Kemajuan teknologi ini memiliki dampak positif dan negatif terhadap perkembangan pendidikan dan karaktek anak-anak. Pengawasan orang tua dianggap penting pada anak-anak saat menggunakan gadget.

Ranti Gatrizka Putri mahasiswi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Dharmawangsa selaku ketua tim PHP2D bersama Dewi Wahyuni S.Pd.I, M.Pd sebagai dosen pembimbing mencoba menghidupkan kembali minat baca anak-anak khususnya di Kampung Nelayan Indah melalui Program Gerobak Baca untuk mengurangi ketergantungan anak akan gadget.

BACA JUGA:  UMM Edukasi Masyarakat Probolinggo Melalui Mobil Kaca dan Bioling

Dari Program PHP2D ini diharapkan, buku menjadi objek utama dalam mencari ilmu, anak-anak Kampung Nelayan Indah akan semakin sering dan rajin membaca, karena adanya fasilitas gerobak baca. Membaca adalah jendela dunia demikian kata para ahli. Program Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan Desa (PHP2D) ini diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (KEMENDIKBUD).

Pembuatan Gerobak Baca didasari oleh adanya keperihatinan melihat banyak anak- anak yang menggunakan gadget untuk hal yang kurang bermanfaat tanpa pengawasan orangtua khususnya di Kampung Nelayan Indah. Dari hasil pengamatan dilapangan TIM PHP2D Undhar yang bekerjasama dengan Karang Taruna Kelurahan Nelayan Indah, didapati pendidikan dan keterampilan anak-anak kurang memuaskan karena mereka hanya bergantung pada sekolah formal saja.

BACA JUGA:  Dukung Ketahanan Pangan Provsu,  Sekretaris Disdik Lakukan Tanam Perdana Bawang Merah Pada SMK-S Ja'Fariyah

Minimnya fasilitas untuk membaca, tidak tersedianya buku-buku bacaan yang sesuai dengan umur meraka, belum terealisasinya Program Gemar Membaca sehingga menyebabkan rendahnya minat baca, pengetahuan dan keterampilan anak-anak di Kampung Nelayan Indah.

Langkah yang diambil Tim PHP2D UNDHAR, disamping menyiapkan gerobak baca lengkap dengan buku bacaannya, tim juga membuatkan Akun pada Media Sosial yang nantiya digunakan oleh Karang Taruna sebagai Mitra untuk meningkatkan minat baca bagi anak-anak Kampung Nelayan Indah.

Kegiatan lain yang juga dilakukan oleh tim PHP2D adalah mengadakan lomba berhitung (pelajaran matematika), membaca dan menulis dengan baik (pelajaran bahasa Indonesia) dan puisi. Anak-anak dimotivasi dengan berbagai macam lomba sesuai minat masing-masing dan tim PHP2D UNDHAR memberikan hadiah bagi anak-anak yang menang.

BACA JUGA:  Selenggarakan Indofest Keempat dalam Tingkatkan People-to-people Contact

Seluruh kegiatan ini dilakukan dengan tujuan meningkatkan semangat belajar dan meningkatkan literasi anak-anak Kelurahan Nelayan Indah.

Program Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan Desa (PHP2D) Universitas Dharmawangsa Medan bekerja sama dengan Karang Taruna Kelurahan Nelayan Indah yang bertindak sebagai Mitra, memberikan 2 (dua) unit Gerobak Baca beserta buku baca anak dan buku pelajaran.

Gerobak baca ini akan dibawa berkeliling kampung, keluar masuk gang oleh Karang Taruna seminggu 2 kali (kamis dan minggu) plus hari libur nasional sehingga dapat meningkatkan semangat belajar dan minat membaca anak – anak Kampung Nelayan Indah. Sukses untuk Program Gerobak Baca, jayalah anak Indonesia.(MN-SP)

Komentar

News Feed