“Saya masih belum dapat suratnya, bahwa apa-apa saja (program bantuan sosial) yang diterima. Mungkin dalam minggu-minggu ini,” kata Bustanul kepada Wartawan, Rabu (6/1/2021).
Kementerian Sosial (Kemensos) memiliki tiga program bantuan sosial (Bansos), yakni Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Program Keluarga Harapan (PKH), dan Bansos Tunai (BST).
Namun, kata Bustanul, kemungkinan penyaluran Bansos untuk bulan Januari ini hanya terfokus pada BPNT dan PKH.
“Kalau setahu saya, yang saya mengikuti arahan dari ibu Mensos (Menteri Sosial Tri Rismaharini), untuk sementara Januari ini akan digenjot PKH sama BPNT saja,” sebutnya.
Sementara itu, Koordinator PKH Kota Sibolga, Desmon Hutagalung menyebut, untuk bulan Januari ini ada sebanyak 3.463 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bansos di Sibolga.
Data tersebut masih akan dilakukan validasi (pembuktian) guna kesesuaian jumlah KPM, yang tergolong penerima PKH maupun BPNT.
“Nanti kita (pendamping PKH) cek langsung ke masyarakat, karena bantuan (PKH) nya ke rekening langsung. Sistemnya, yang sudah dapat bantuan pangan, itu yang akan dapat PKH,” ungkap Desmon kepada Wartawan.
Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah meresmikan peluncuran penyaluran bantuan tunai se-Indonesia 2021. Acara peluncuran bansos tersebut disiarkan melalui Youtube, Senin (4/1/2021).
Jokowi mengatakan, pemerintah telah menyiapkan anggaran untuk bantuan sosial (bansos) sebesar Rp 110 triliun.
Jokowi menyebut, bantuan sosial yang diluncurkan ini berupa program keluarga harapan (PKH), program sembako, serta bansos tunai.
Jokowi menjelaskan, bantuan ini terbagi dalam beberapa tahapan. Untuk PKH terbagi dalam empat tahap yang penyalurannya dilakukan oleh Bank BUMN atau Himbara.
“Kemudian sembako akan disalurkan dari Januari-Desember 2021, nilainya tadi sudah disampaikan Bu Menteri Sosial Rp 200 ribu per KK per bulan. Kemudian bantuan sosial (bansos) tunai BST diberikan selama 4 bulan, Januari-Februari-Maret-April nilainya Rp 300 ribu per bulan per KK,” ujarnya. (PS)












Komentar