oleh

Rektor Ismail Efendy Yakin Lulusan IKH Mampu Berinovasi pada Tren Baru Bidang Kesehatan Global

Rektor Ismail Efendy Yakin Lulusan IKH Mampu Berinovasi pada Tren Baru Bidang Kesehatan Global

Medan – Generasi baru tenaga kesehatan harus memiliki keunggulan dalam teknologi, komunikasi dan kolaborasi lintas batas. Mereka harus mampu memanfaatkan inovasi-inovasi dan tren baru di bidang kesehatan global.

Rektor Institut Kesehatan Helvetia (IKH) Medan Assoc Prof Dr H Ismail Efendy MSi mengemukakan itu pada Wisuda Institut Kesehatan Helvetia Periode II Tahun Akademik 2022/2023, Selasa (5/3/24) di Gedung Selecta Medan.

Hadir pada wisuda 297 lulusan S1 dan S2 dari Fakultas Kesehatan Masyarakat serta Fakultas Farmasi dan Kesehatan itu Pembina Yayasan Helvetia Dr dr Razia Begum Suroyo MKes, Kepala LLDIKTI Wilayah I Sumut Prof Drs Saiful Anwar Matondang MA PhD, Sekum APTISI Sumut Supriyanto SP MSi, Ketua ABP-PTSI Sumut Dr H Bahdin Nur Tanjung, Wakil Rektor I Aida Fitria SKM MS, para wakil rektor, para dekan, dosen dan sivitas akademika lainnya.

BACA JUGA:  Curi HP Tetangga, Supriono Diamankan Polsek Perbaungan

Mereka yang diwisuda 62 lulusan S2 Kesehatan Masyarakat, 17 S1 Kesehatan Masyarakat, 10 S1 Gizi, 13 S1 Administrasi RS, 93 Profesi Bidan, 12 S1 Kebidanan, 77 S1 Farmasi dan 5 lulusan D3 Farmasi.

Rektor melanjutkan trend tersebut sudah diantisipasi IKH sehingga lulusannya diyakini mampu beradaptasi secara global. Artinya IKH sudah berada pada atmosfir institusi pendidikan tinggi bidang kesehatan berbasis riset sains dan teknologi yang unggul dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional pada tahun 2035.

Dikemukakan pendidikan di IKH saat ini sudah fokus pada bidang kesehatan yang mendayagunakan teknologi kesehatan melalui riset yang unggul.

“Adanya Program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka yang diamanatkan Kemendikbud merupakan satu terobosan besar bagi dunia pendidikan. Untuk itu IKH ikut berpartisipasi dengan melakukan upaya-upaya
untuk meningkatkan kolaborasi internasional dalam bidang kesehatan,” jelasnya.

Namun, lanjut Rektor dengan kekuatan itu juga datang tanggung jawab yang besar. “Saudara harus siap untuk menghadapi tekanan dan tantangan yang akan datang, serta berkomitmen untuk terus belajar dan berkembang sepanjang karir,” ujarnya.

BACA JUGA:  Pejabat Eselon III dan IV Kejaksaan Sejajaran Sumut ‘Digilir’ Ikuti Asesmen Secara Daring

Rektor mengajak lulusan untuk mengambil peran aktif dalam membangun sistem kesehatan yang lebih inklusif, berkelanjutan, dan berkeadilan. Jadilah pembela hak-hak kesehatan masyarakat, katalisator perubahan positif, dan agen perubahan yang berani di masyarakat.

Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah I Sumut Prof Drs Saiful Anwar Matondang MA PhD memberi apresiasi terhadap perkembangan IKH yang semakin signifikan.

“Setelah IKH diberi amanah terus berkembang, diantaranya Fakultas Kedokteran yang sudah mulai kegiatan perkuliahan juga segera dilakukan visitasi untuk pembukaan Fakultas Kedokteran Gigi dan rencana pembukaan Program Doktor Kesehatan Masyarakat yang sudah submit di Kelembagaan Dikti,” ujarnya.

Sementara itu, baik Kepala LLDIKTI Wilayah I Sumut Prof Drs Saiful Anwar Matondang MA PhD, Selum APTISI Sumut maupun Ketua ABP-PTSI Sumut Dr H Bahdin Nur Tanjung menyampaikan apresiasi kepada segenap sivitas akademikan IKH yang telah memberikan kontribusi terbaik bagi perguruan tinggi ini.

BACA JUGA:  Kiprah TIF Anak Usaha Telkom Berjibaku Siapkan Infrastruktur Digital High Level Forum on Multi Stakeholder Partnership & Indonesia Africa Forum 2024

“Tidak mudah untuk membangun eksistensi perguruan tinggi apalagi bidang kesehatan seperti Institut Kesehatan Helvetia ini sehingga mendapat kepercayaan pemerintah hingga membuka fakultas kedokteran, FKG dan program S3,” ujar Saiful Anwar.

Sedangkan Bahdin Nur Tanjung menyatakan salut dan hormat kepada pihak yayasan yang komit bersama sivitas akademika memperkokoh elsiatensi IKH, terutama kepada Pembina Yayasan Helvetia Dr dr Razia Begum Suroyo MKes.

Mereka berpresan kepada seluruh dosen dan segenap staf IKH agar terus memperkuat kompetensi dan dedikasi serta inovasi untuk kemajuan institut ini.

Kepada wisudawan diminta Terus junjung tinggi nama baik lembaga dan almamater. Sebab, kompetensi lulusan Institut Kesehatan Helvetia tidak diragukan lagi di tengah masyarakat, seperti halnya lulusan Perguruan Tinggi yang lainnya, namun, yang terpenting harus menjaga moralitas di masyarakat dan keluarga

News Feed