Ketua Komisi I DPRD Batu Bara Apresiasi Respons Cepat Kadis PUPR Sumut Soal Longsor Sungai Suka
Medan— Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Batu Bara Darius SH MH, mengapresiasi langkah cepat Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Sumatera Utara, Dr. Hendra Dermawan Siregar, yang segera merespons keluhan masyarakat terkait longsor di bantaran Sungai Suka, wilayah perbatasan Kabupaten Batu Bara dan Kabupaten Simalungun.
Menurut Darius, Selasa (4/11) tindakan sigap tersebut mencerminkan sikap pejabat yang peka, tanggap, dan memiliki semangat pelayanan publik yang tinggi.
Ia menilai perhatian cepat dari Dinas PUPR Sumut terhadap aspirasi warga merupakan langkah yang sangat positif dan membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.
“Saya sangat menghargai dan mengapresiasi respon cepat Pak Kadis PUPR Sumut, Dr. Hendra Dermawan Siregar, yang akan observasi keluhan masyarakat di sekitar bantaran Sungai Suka. Ini contoh nyata pejabat yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” ujar Darius di Lima Puluh.
Darius menambahkan, pihaknya di DPRD Batu Bara siap mendukung langkah observasi yang akan dilakukan Dinas PUPR Sumut bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) agar penanganan longsor dapat dilakukan secara tepat dan menyeluruh.
“Kami siap membantu apa pun yang diperlukan demi kelancaran observasi dan agar hasilnya benar-benar bermanfaat bagi masyarakat. Sungai ini melintasi dua kabupaten, jadi sudah semestinya penanganannya dilakukan secara sinergis,” katanya.
Sebelumnya, Kadis PUPR Sumut Dr. Hendra Dermawan Siregar menyampaikan bahwa pihaknya akan segera melakukan observasi lapangan melalui bidang sumber air serta berkoordinasi dengan BWS.
“Untuk kegiatan yang dialami masyarakat di daerah bantaran aliran sungai itu, kita akan segera observasi dan meninjau melalui bidang sumber air. Mudah-mudahan hasil observasi ini menjadi dasar bagi kita untuk menentukan langkah terbaik. Semoga upaya ini dapat memberikan jalan keluar yang optimal bagi masyarakat,” ujar Hendra di Medan.
Longsor yang terjadi di bantaran Sungai Suka beberapa waktu terakhir menimbulkan kekhawatiran warga akan ancaman terhadap lahan pertanian dan permukiman di sekitarnya. Dengan adanya respons cepat dari Pemprov Sumut, masyarakat berharap solusi nyata segera terealisasi melalui langkah teknis dan koordinasi lintas daerah











