oleh

Kepala BPN Sergai Diperiksa Polisi, Kasus OTT

SERGAI – Kepala Badan Pertanahan Nasional atau BPN Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai),Sumatera Utara (Sumut) Berinisial WS diperiksa  Satreskrim Polres Sergai.

Pemeriksaan ini terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap pegawai honor berinisial BM (26) Asisten Surveyor Kadaster Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR) / Badan pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Serdang Bedagai, domisili di Dusun IX, Jalan Veteran Pasar VII, Desa Manunggal, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang belum lama ini.

Kepala BPN Sergai Diperiksa polisi,Pemeriksaan terhadap Kepala BPN Sergai kata Kapolres Sergai melalui Kasatreskrim Polres Sergai AKP. Pandu Winata SH,SIK, Selasa (3/11/2020), telah dilakukan pada minggu lalu sebagai saksi.

Selain Kepala BPN Sergai Diperiksa Polisi, kasi Pengukuran berinisial B juga sudah dilakukan pemeriksaan. Masalah ini masih terus didalami.Jelas Kasat Reskrim.

Sebelumnya diketahui pengawai honor berinisial B di OTT (Operasi Tangkap Tangan) oleh Polres Sergai karena telah melakukan pungli senilai Rp.4 juta dalam pengurusan pembuatan sertifikat hak milik atas tanah dari surat dasar SKT dan Notaris untuk dibuatkan menjadi 34 sertifikat.

BACA JUGA:  Pungli Minta Jatah Uang Angkut Barang, Warga Medan Amplas Ditangkap

Awalnya dana sudah diserahkan oleh Aldi Gunawan (26) Dusun I, Jalan Protokol Desa Sei Bamban, Kecamatan Sei Bamban, Kabupaten Sergai sebesar Rp. 53.800.000 ( Lima Puluh Tiga Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah ) kepada petugas BPN ( Badan Pertanahan Nasional ) Kabupaten Sergai, setelah uang diserahkan ternyata pembuatan sertifikat sebanyak 34 persil, sampai dengan sekarang belum ada yang selesai.

BACA JUGA:  Polisi Amankan Pelaku Pungli di Jembatan Tuntungan

Pelaku Pungli Harus diusut sampai tuntas

Pengacara asal Medan Irwansyah Putera SH yang dimintai tanggapan mengenai hal itu mengatakan kita sangat mendukung Polres Sergai mengungkap siapa saja pelaku yang terlibat dalam,… Baca Selanjutnya di www.topmetro.news

Komentar

News Feed