oleh

Akhyar-Salman Unggul 58 Persen di Pilkada Kota Medan

MEDAN-Akhyar-Salman unggul 58 persen dalam pilkada Kota Medan yang bakal digelar 9 Desember 2020 mendatang. Hal ini sesuai data survei internal Partai Demokrat dengan ratusan sample acak dari warga Kota Medan berusia layak memilih.

Demikian disampaikan Ketua DPC Demokrat Kota Medan, Burhanuddin Sitepu SH, Selasa (3/11/2020) saat menerima kunjungan Wakil Sekretaris Umum DPP Partai Demokrat Jansen Sitandoan bersama rombongan di Sekretariat mereka Jalan DI Panjaitan Medan.

Burhan mengatakan perhatian dan kehadiran Pengurus DPP Partai Demokrat memberi nilai ekstra, mengingat selama tiga tahun kepemimpinannya baru kesempatan ini dihadiri langsung dari pusat.

Dia menyampaikan, pada Pilwakot Medan, Akhyar adalah kader Partai Demokrat yang kita usung. Akhyar tidak punya uang dan sekarang para kader patungan untuk mendukung Akhyar. “Sekalipun belum ada kendala finansial, tapi kita umumkan di sini supaya tidak ada prasangka ke depan,” ucapnya.

Burhanuddin juga mengungkapkan, berdasarkan hasil survei tim, sekitar 58 persen Akhyar-Salman (AMAN) unggul atas calon lawannya. “Untuk sementara kita unggul 58 persen. Kita berupaya meningkatkan kemenangan ini agar tidak ada proses MK ke depan, jika kita nantinya menang telak,” paparnya.

BACA JUGA:  Hasil Survei AMAN Unggul di Pilkada Medan, Ibrahim: Warga Medan Itu Pejuang Demokrasi

Di tempat yang sama, Akhyar Nasution yang hadir langsung menegaskan jika dirinya kini telah menjadi keluarga besar Partai Demokrat.  “Saya sekarang adalah kader Partai Demokrat. Pilwakot Medan tahun ini, saya melihat sudah berskala nasional, bukan karena Akhyarnya tapi karena ada keluarga pembesar negara di sini. Ini tantangan bagi kita. Ketika kita berani mengambil resiko yang tinggi, maka kita akan dapat hasil yang luar biasa,” tegas Akhyar.

Sebelumnya, Wasekjen DPP Partai Demokrat Jansen Sitindaon menyatakan bahwa Pilwakot Medan adalah pemilihan yang super-super prioritas.  Sehingga, seluruh kader Partai Demokrat di Kota Medan harus bekerja ekstra dan selamat dalam memperjuangkan Ir H Akhyar-Salman Alfarisi menjadiu Walikota dan Wakil Walikota Medan.

Jansen yang dipercaya mengemban jabatan Koordinator Ketua Satgas Pemilu Sumatera 1, meliputi Sumatera Utara hingga Jambi, menyampaikan amanah DPP Partai Demokrat agar seluruh kader Demokrat menang dan selamat.

BACA JUGA:  Statemen Hoaks Dukungan Tokoh Nasional ke Akhyar Nasution Framing Hina Oknum Nakal

Untuk di Medan, ungkap Jansen, Partai Demokrat mengusung kadernya, Akhyar Nasution yang berpasangan dengan Salman Alfarisi politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS). “Ketua Umum  Partai Demokrat, AHY menyampaikan dalam rapat koordinasi kami di Jakarta, Partai Demokat pada Pemilu 2020 tak hanya Medan, tapi semua daerah, Partai Demokrat harus menang dan selamat. Tolong diresapi. Jangan sampai kita menang Pilkada tapi kader kita tak selamat akibat pandemi Covid 19, tetap jaga protokol kesehatan,” ujarnya.

Kendati harus selamat, sambung Jansen bukan berarti kader Demokrat  tinggal diam di rumah, tapi harus ikut bekerja memenangkan kader partainya. “Jangan juga ingin selamat tidak mau keluar rumah dan turun kerja di Pilkada. Kita semua harus kerja keras memenangkan calon kita,” tegasnya.

Jansen mengakui kampanye ke masyarakat adalah langkah efektif dalam mengumpulkan suara, kendati saat ini sudah berada di era digital. “Bahkan sekelas Amerika sekalipun sebagai negeri pencetus digital masih menerapkan kampanye turun ke lapangan karena dianggap paling efektif dalam mengumpulkan suara,” sebutnya.

BACA JUGA:  BAI Aceh Singkil Minta Pemerintah Bentuk Tim Percepatan Pembangunan Kebun Plasma

Dia mengungkapkan jika saat ini ada dua titik yang menjadi prioritas Partai Demokrat untuk dimenangkan yakni Pilkota Medan dan Pemilihan Gubernur Jambi.  “Kehadiran kawan-kawan di sini bukan karena pak Burhanuddin Sitepu, tapi memang panggilan untuk sama-sama memenangkan kader kita. Panggilan itu dari hati sendiri. Karena saat ini ada dua yang menjadi super prioritas Partai Demokrat dalam Pilkada 2020 yakni, Medan dan Jambi,” ucap Jansen.

Jansen menambahkan, Tim Satgas ini menilai Pilkada 2020 adalah kepentingan masa depan partai untuk mengarungi lautan besar pada 2024.  “Lebih ke 2024, berapa banyak penumpang yang akan diturunkan kita lihat dari perjalanan kita di Pilkada 2020. Atas nama itu, melalui DPP Satgas memiliki 3 tugas yakni memonitoring, berkoordinasi dan mensupervisi seluruh kader,” terangnya. (PS/DIAN WAHYUDI)

Komentar

News Feed