Simalungun – Wagub Sumut (Wakil Gubernur Sumatera Utara), Musa Rajekshah mengapresiasi kehadiran Rumah Singgah Peduli Kanker yang ada di kompleks, Badan Penelitan dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BP2LHK) Aek Nauli, Kabupaten Simalungun. Diharapkan dapat terus membantu pengobatan para penderita kanker di daerah ini.
Rumah singgah kanker ini baru saja dibuka pada awal tahun lalu. Namun, karena pandemi Covid-19, untuk sementara belum beroperasi secara efektif. Selain menyediakan terapi alami untuk para penderita kanker, rumah singgah ini juga menyediakan pengobatan secara elektronik. Istimewanya, alat yang dipakai untuk terapi tersebut adalah asli buatan anak bangsa.
“Mudah-mudahan ini bisa menjadi salah satu jalan untuk menyembuhkan pasien-pasien kanker. Dengan penyembuhan yang efektif, dan bisa membantu menyembuhkan penyakit kanker yang ada di Sumatera Utara,” jelas Musa Rajekshah yang akrab disapa Ijeck, saat berkunjung ke BP2LHK, Sabtu (1/8/2020).
Dalam kunjungan tersebut, Wagub Sumut, Ijeck disambut Ahmad Dany, Peneliti dari BP2LHK. Dirinya mendapat penjelasan bagaimana sistematika terapi dilakukan, dengan menggunakan alat berupa rompi dan selimut yang dialiri arus listrik.
“Rumah Singgah Peduli Kanker ini adalah, kerja sama dari Badan Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan, dengan Edwar Technology yang berasal dari Serpong, Tangerang. Terapi kanker ini menggunakan alat yang dikembangkan oleh Dr Warsito,l yang intinya mengganggu perkembangan sel kanker dengan adanya arus listrik. Sehingga perkembangannya bisa diminimalisir dan akhirnya dia (sel kankernya) bisa mati,” jelas Dany.
Wagub Sumut Dapatkan Penjelasan Terapi Kanker di Rumah Singgah
Pada kunjungan itu Wagub Sumut mendapatkan penjelasan pada proses terapi. Dalam proses terapi tersebut dijelaskan Dany, tubuh penderita dibalut dengan selimut, rompi atau pembalut kepala yang dialiri arus listrik, sehingga terapi ini bisa,…Baca Selanjutnya di www.topmetro.news












Komentar