oleh

Presiden Jokowi Tanam Pohon Bersama Masyarakat dan Berikan SK Hutan dan TORA di Humbahas

HUMBAHAS – Presiden Joko Widodo melakukan kegiatan tanam pohon bersama masyarakat di Desa Simangulampe, Kecamatan Bakti Raja, Humbahas Sumatera Utara, Kamis (3/2/2022). Presiden Joko Widodo juga menyerahkan Surat Keputusan (SK) Hutan Sosial dan SK Tanah Objek Reforma Agraria (TORA) kepada masyarakat.

Di Perkantoran Bupati Bukit Inspirasi Doloksanggul, Presiden Joko Widodo bersama rombongan disambut langsung Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor SE, Danrem 023/KS Kolonel Inf Febriel Buyung Sikumbang SH MM, Ketua DPRD Ramses Lumbangaol, SH, Kapolres AKBP Achmad Muhaimin SIK MH, Kajari Martinus Hasibuan SH, dan lainnya.

Pada kesempatan itu, Kepala Negara menanam tanaman kacang macadamia, yang merupakan salah satu jenis tanaman hasil hutan bukan kayu.

BACA JUGA:  Presiden Jokowi: Kunci Penanganan Covid-19 Adalah Prokes dan Vaksinasi

Konservasi Tanah Dan Air

Direktur Jenderal Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Rehabilitasi Hutan (PDASRH) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Dyah Murtiningsih, dalam keterangannya mengatakan bahwa kegiatan tanam pohon kali ini berlangsung di area seluas 10 hektar dengan metode teknik konservasi tanah dan air, dan agroforestri.

“Kita lihat di sini tanahnya kondisinya curam sehingga kita perlu melakukan kegiatan konservasi tanah dan air berupa terasering,” ucap Dyah.

Dyah pun berharap melalui kegiatan penanaman pohon ini, nantinya kawasan hutan lindung yang ada di sekitar Desa Simangulampe, Kabupaten Humbang Hasundutan dapat terjaga dengan baik, termasuk mengurangi terjadinya erosi.

“Harapannya nanti kawasan hutan lindungnya terjaga, erosinya juga menjadi berkurang ataupun tidak terjadi erosi. Dan masyarakat tetap bisa memanfaatkan hasil tanaman dari hasil rehabilitasi hutan ini. Karena kita tanam tanaman dengan jenis hasil hutan bukan kayu yang bisa dimanfaatkan buahnya atau hasil yang lainnya,” ungkap Dyah.

BACA JUGA:  Ungkap Kekerasan Pers, Irjen RZ Panca Putra S dan Kombes Tatan D Atmaja Terima Jurnalis Award 2021

Senada, Juwita Sitorus, salah seorang warga yang juga petani di Desa Simangulampe, berharap kegiatan penanaman pohon ini dapat memberikan banyak manfaat nyata bagi masyarakat sekitar, mulai dari meningkatnya kesejahteraan hingga terhindar dari bencana banjir.

“Bagus, jadi masyarakat Simangulampe nanti biar makin maju, makin sejahtera. Jadi kalau di pegunungan ini ditanami pohon, daerah kita itu makin sejuk, terhindar dari bencana terutama banjir. Kita kan di daerah pegunungan ya, jadi kita senang sekali program ini,” ujar Juwita.

BACA JUGA:  Kadistan Madina: Alat Combine Harvester Membantu Panen Padi di Kecamatan Siabu

Pohon Jangka Panjang

Sementara itu, Togu Simorangkir yang merupakan seorang aktivis lingkungan berharap kegiatan penanaman pohon ini memiliki tindak lanjut dalam jangka panjang. Ia tidak ingin pohon tersebut hanya ditanam namun tidak dirawat dengan baik sehingga mati dan tidak dapat memberikan manfaat.

“Kita tidak hanya sekadar tahu menanam, tapi tahu kita merawat karena memang kita menyiapkan sesuatu untuk generasi kita yang mendatang ini. Jadi tanam dan rawat pohon seharusnya programnya, bukan menanam pohon saja. Kita memastikan pohon yang kita tanam itu hidup,” tutur Togu.

Guna memastikan hal tersebut,

News Feed