oleh

Aplikasi Korban Lakalantas ‘Poltak’ Diluncurkan

MEDAN – Aplikasi Korban Lakalantas (kecelakaan lalulintas), Satlantas Polrestabes Medan diluncurkan dengan  nama “Si Poltak”.

Aplikasi Si Poltak yang merupakan singkatan dari Sistem Informasi Kepolisian Terpadu Lakalantas ini merupakan satu-satunya aplikasi yang sudah diterapkan di Indonesia.

“Tujuan aplikasi Si Poltak ini untuk mempermudah warga yang mengalami Lakalantas untuk mendapatkan perawatan medis di rumah sakit. Selama ini yang terjadi saat ini, korban Lakalantas dibawa ke rumah sakit, lalu mereka minta siapa yang menjamin korban. Di situ, korban tidak segera mendapatkan penanganan medis. Maka dari itu, aplikasi ini mempermudah korban agar mendapatkan penanganan medis,” papar Kasatlantas Polrestabes Medan, AKBP Sonny W Siregar saat ditanya wartawan di Pos Lantas Lapangan Merdeka Jalan Pulau Pinang, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Senin (02/11/2020).

BACA JUGA:  Setahun Buron, Pelaku Jambret Diringkus Polisi

Fungsi dan Tujuan Aplikasi Korban Lakalantas ‘Poltak’ 

Adapun sistem kemudahan dari  Aplikasi korbanLakalantas ini, sambung dia lagi, petugas Unit Laka harus mendowload aplikasi ini. Ketika berada di TKP dan petugas pun langsung bisa membuat laporan polisi dari aplikasi.

“Dari Aplikasi Korban Lakalantas petugas bisa laporan polisi. Bahkan sebelum korban sampai ke rumah sakit laporannya sudah, karena yang dibutuhkan rumah sakit adalah bukti laporan Lakalantas. Saat ini RS Bhayangkara sudah kerjasama dengan mendownload aplikasi ini,” tutur Sonny.

BACA JUGA:  Ketika Empati Menjadi Langkah: Ny Henny Baharuddin Menyusuri Banjir, Menyapa Luka, dan Menyalakan Harapan

Bilang dia lagi, pengedara sepedmotor juga diharuskan mendownload Aplikasi Korban Lakalantas ini agar bisa mengklaim ke BPJS Kesehatan atau pun Jasa Raharja. “Dalam aplikasi ini sudah ada pihak BPJS Kesehatan dan Jasa Raharja. Setelah mendapatkan perawatan medis melalui aplikasi, korban juga bisa klaim ke BPJS Kesehatan dan Jasa Raharja untuk mendapatkan santunan. Jadi tidak ada lagi korbanLakalantas tak ditangani medis,” sebut dia lagi.

BACA JUGA:  Ustadz DR (C) Syu’aib Daulay MAg Bersyukur Jadi Imam Shalat Maghrib dengan Jamaah Kepala Atase Agama Kedutaan Arab Saudi Syekh Ahmed Bin Essa Al-Hazimy

Ia berharap Aplikasi Korban Lakalantasi Si Poltak bisa menjadi pelopor ke Polsek-Polsek atau pun Polres-Polres daerah lainnya. “Ini satu-satunya di Indonesia. Semuanya lebih mudah dalam satu genggaman,” ujarnya,… Baca Selanjutnya di www.topmetro.news

Komentar

News Feed