oleh

2.000 Mahasiswa Uniki Bireuen Dapat Beasiswa

Hal itu diungkapkan Pembina Yayasan Kebangsaan Bireuen, Dr H. Amiruddin Idris, SE MSi pada acara peringatan HUT UNIKI ke-2 yang digelar di lingkungan kampus UNIKI, Desa Blang Bladeh, Kecamatan Jeumpa, Bireuen, Sabtu (1/5/2021)

Pada acara yang dirangkai dengan peresmian Mushalla Al Imarah, santunan anak yatim dan buka puasa bersama, Amiruddin Idris mengatakan, saat ini UNIKI memiliki lebih dari 3.500 mahasiswa aktif.

“Dari jumlah tersebut, sekitar 2 ribu adalah penerima beasiswa. Ada yang menerima beasiswa bidik misi atau KIP Kuliah dan beasiswa dari Yayasan,” sebutnya.

Menurutnya, pemberian beasiswa diprioritaskan bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu.

“Ini dilakukan agar tidak ada alasan bagi masyarakat kurang mampu anaknya tidak bisa kuliah. Karena banyak sumber beasiswa,” katanya.

BACA JUGA:  Pjs Wali Kota Gunungsitoli Arahkan Penguatan Sinergi Desa dan Kelurahan untuk Pembangunan Berkelanjutan

Baca Juga: BAN PT Terbitkan Akreditasi “B” Prodi S1 Manajemen UNIKI

Baca Juga: 18 KK Korban Penggusuran PT KAI, Bupati dan Wabup Sergai Beri…

Pada kesempatan itu, Amiruddin Idris yang juga Anggota Komisi VI DPR Aceh dari Fraksi PPP, mengulas perjalanan awal Perguruan Tinggi Swasta di bawah Yayasan Kebangsaan itu.

UNIKI, jelas Amiruddin merupakan penggabungan dari tiga Sekolah Tinggi, yaitu, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) di bawah Yayasan Kebangsaan dan Sekolah Tinggi Manajemen Ilmu Komputer (STMIK) di bawah Yayasan Bina Bangsa Lhokseumawe.

BACA JUGA:  Danau Toba Tuan Rumah F1 H2O, RSUD Parapat Dipercaya Jadi Rumah Sakit Rujukan Regional dan Internasional

“Pada 30 April 2019 tiga Sekolah Tinggi tersebut digabungkan untuk didirikan universitas yaitu UNIKI. Dan sekarang telah berkembang dua fakultas baru, yaitu Fakultas Pertanian dan Peternakan (Faperta) dan FKIP,” jelasnya.

Selama dua tahun perjalanan UNIKI, lanjut Wakil Bupati Bireuen periode 2002-2007 ini, banyak perkembangan yang telah dilakukan, seperti peningkatan akreditasi program studi, peningkatan mutu akademik.

Selain itu, peningkatan sarana dan prasarana juga menjadi prioritas Yayasan dan pihak Rektorat.

Kampus yang dibangun di atas lahan sekitar dua hektar itu, memiliki 32 ruang belajar berlantai tiga. Kemudian 12 ruang perkantoran.

“Dan UNIKI telah memiliki asrama atau Rusunawa dengan 60 kamar tidur yang dapat menampung 240 orang. Asrama ini kita prioritaskan bagi mahasiswa dari luar Kabupaten Bireuen. Namun tidak tertutup juga bagi mahasiswa yang berasal dari Bireuen apabila mau menempati asrama,” tandas mantan Rektor Universitas Almuslim Peusangan.

BACA JUGA:  Pj Gubsu Ajak Masyarakat Nias Pemilu Damai dan Tolak Politisasi SARA

Pada kesempatan tersebut, Ketua Yayasan Kebangsaan, Hj. Nuryani Rachman SPd MM menyerahkan santunan kepada anak yatim.

Menurut Hj. Nuryani jumlah anak yatim yang disantuni tahun ini mencapai 200 orang.

“Karena ini masih pandemi, jadi penyerahannya dilakukan secara simbolis,” ucapnya.

Pada acara tersebut tampak hadir, Anggota Komisi VII DPR RI, Drs H. Anwar Idris, mantan Ketua DPRK Bireuen, Drs H. Ridwan Khalid dan sejumlah tokoh masyarakat. (RZ)

Komentar

News Feed