oleh

Pacar Minta Uang, Barus Bongkar Kantor Desa, Mau Curi Komputer

Tapi sial, ulahnya berhasil dipergoki warga. Tak pelak lagi, Wan  Asril Barus pun bonyok dianiaya massa perkara pacarnya minta uang.

Informasi diperoleh, aksi pencurian Wan Asril bersama temannya, Guntur, warga Ampera, Desa Sekip, Jumat (30/10/20) sekira pukul 02.00 Wib dini hari setelah merencanakannya beberapa hari sebelumnya.

Namun ketika keduanya hendak beraksi, warga yang curiga membuntutinya. Persis saat akan beraksi, warga langsung mengepung kedua pria itu.

“Sudah kami congkel pintu belakang dengan linggis. Kami berdua, sama kawan ku Guntur. Waktu kami masuk ke Kantor Desa Bakaran Batu, kami sudah dikepung. Aku ketangkap, si Guntur berhasil lari,” kata Wan Asril Barus di Mapolsek Lubuk Pakam.

BACA JUGA:  Genjot Digitalisasi Ekosistem Pariwisata, Telkom dan Injourney Kembangkan Tourism Collaborative Platform

Menurut Wan Asril, dia dan temannya berniat hendak mencuri komputer yang ada di Kantor Desa Bakaran Batu. Iapun sudah berencana membagikan uang hasil pencurian tersebut kepada kekasihnya.

“Kalau berhasil maling, hasilnya mau ku kasih ke cewek ku bang. Karena kemarin dia minta uang ku Rp 600 ribu, tapi aku gak ada uang, terpaksalah aku maling,” sebut pria yang tinggal di dekat pinggiran rel kereta api itu sambil menahan rasa sakit dari luka di dekat matanya akibat amuk massa.

BACA JUGA:  Adam dan Aris Diperbolehkan Pulang, Gubernur Edy Rahmayadi Apresiasi Tim Dokter Pemisahan Kembar Siam

Wan Asril juga mengaku baru kali ini dirinya melakoni aksi pencurian berdua. Sebelumnya, beberapa kali dia sudah sering beraksi sendirian.

“Kalau sama Guntur baru sekali ini aku nyuri. Kalau sendiri aku sering nyuri juga, nyuri tabung gas,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Bakaran Batu Mhd Irwan Tanjung mengatakan pihaknya melihat langsung aksi kedua pelaku saat membongkar kantornya.

“Kami waktu itu duduk-duduk di tukang jamu sebelah kantor desa. Tiba-tiba,… Baca Selanjutnya di www.topmetro.news

Komentar

News Feed