oleh

Proyek Irigasi Desa Saba Hotang Dilaporkan ke Kejari Palas

PALAS –  Terkait pembangunan Daerah Irigasi (DI) di Desa Saba Hotang, Mahasiswa Peduli Padang Lawas (MP PALAS) melayangkan surat laporan ke Kejari Palas, Kamis (1/10).

Ketua Mahasiswa Peduli Padang Lawas, Zam zam Halomoan Nasution di dampingi sekretaris Ezi Hasibuan, mengatakan laporan ini sebagai bentuk kepedulian kami terhadap pembangunan di Palas agar para kontraktor tidak sekedar mengejar keuntungan semata tanpa memperhatikan kualitas bangunan.

Baca Juga : KPU Madina Undang Masyarakat Daftar KPPS

“Bangunan itu akan bertahan atau berkualitas, jika kontraktor menjalankan ketentuan yang ada di surat perjanjian kerja (SPK) “, ucap Zam zam.

Sementara, Sekretaris Ezi Hasibuan mengungkapkan, permasalah ini tidak hanya pada kontrator, melainkan juga ada pada konsultan pengawas yang meloloskan hasil pekerjaan kontraktor.

Selain itu pihak pejabat di Pekerjaan Umum perumahan Rakyat (PUPR) Padang Lawas diduga kurang jeli dalam memeriksa hasil kerja pihak ketiga.

BACA JUGA:  Gubsu Akui Batalkan Lasro Marbun Jadi Calon Sekda Ranking Satu

Baca Juga : 13 Ekor Lembu Mati Disambar Petir di Areal PTPN IV

“Sehingga kami Mahasiswa Peduli Padang Lawas menduga adanya kolaborasi antara kontraktor, konsultan dan pejabat PUPR Palas untuk mengambil keuntungan  pribadi berlebih pada pembagunan tersebut”, ungkap Ezi.

Adapun perihal laporan MP Palas “Dugaan Tindak Pidana Korupsi Atas Pembangunan Daerah Irigasi (DI) Desa Saba Hotang kecamatan Barumun Baru Kabupaten Padang Lawas Tahun Anggaran 2019.

BACA JUGA:  Apes! Maling Motor di Dinkes Medan Tertangkap Tangan

Baca Juga : Warga Securai Tewas Telungkup di Sawah, Diduga Terkena Serangan Jantung

Kejari Palas melalui staf, Eko Kushedratmo, membenarkan adanya laporan Mahasiswa Peduli Padang Lawas, terkait dugaan tindak pidana korupsi, … Baca Selanjutnya di: Realitasonline.id

Komentar

News Feed