oleh

Ketersediaan Pangan di Muara Enim Jelang Ramadhan 1443 H Aman

MUARA ENIM-Menjelang bulan suci Ramadan 1443 H yang tinggal menghitung hari, hingga kini dipastikan stok bahan pangan di Kabupaten Muara Enim masih aman dan tersedia di pasaran.

Meski demikian, Pemerintah akan selalu memonitoring harga guna memastikan kondisi terkini ketersediaan dan harganya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Muara Enim, Syamsiah mengatakan, berkaitan dengan kesiapan pangan menghadapi bulan suci Ramadan, Dinas Ketahanan Pangan sudah memiliki toko tani yang menjual beras, daging, gandum, dan minyak. “Yang pasti semua itu di bawah harga pasar,” ungkap Syamsiah, Kamis (31/3/2022). 

BACA JUGA:  Sambut HPN 2021, SMSI Binjai-Langkat Bantu Bola Voli dan Net untuk Atlet

Sementara itu, Kabid Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Muara Enim, Andi Hartono mengatakan, berdasar pantauan yang dilakukan setiap hari, ketersediaan bahan pangan dinyatakan aman

“Bisa di lihat dengan tidak adanya antrean pembelian bahan pokok, seperti yang kita lihat pada minyak goreng waktu itu, saat ini belum terjadi dan bisa kita katakan stoknya aman dan berlebih,” tuturnya.

BACA JUGA:  BPJS Ketenagakerjaan Berikan Santunan Kematian Rp42 Juta dan Beasiswa

Berkaitan dengan harga, beberapa bahan pokok memang mengalami kenaikan, tetapi tidak signifikan. “Ya kalau naik pasti ada, dan memang itu kerap terjadi karena banyaknya permintaan jelang Ramadan,” ucapnya.

Sementara itu, Kabid Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Muara Enim, Andi Hartono mengatakan, berdasar pantauan yang dilakukan setiap hari, ketersediaan bahan pangan dinyatakan aman.

BACA JUGA:  Bupati dan Wakil Bupati Asahan Buka Forum Organisasi Perangkat Daerah

“Bisa di lihat dengan tidak adanya antrean pembelian bahan pokok, seperti yang kita lihat pada minyak goreng waktu itu, saat ini belum terjadi dan bisa kita katakan stoknya aman dan berlebih,” tuturnya.

Berkaitan dengan harga, beberapa bahan pokok memang mengalami kenaikan, tetapi tidak signifikan. “Ya kalau naik pasti ada, dan memang itu kerap terjadi karena banyaknya permintaan jelang Ramadan,” ucapnya. (PS/EDWARD)

News Feed