PACITAN – realitasonline.id | Bupati Indartato dalam masa akhir jabatannya masih memikirkan kondisi alam pacitan dengan melepas beberapa pasang burung puter di Pantai Pancer Door, Senin (1/3/2021).
Menurut Indartato 4 pasang puter Pelung, 3 pasang puter Irak dan sepasang derkuku Kelantan dilepas untuk kelestarian satwa di wilayah Pacitan sendiri dan sekabupaten pada umumnya, dengan berbagai filosofinya, terangnya.
Dengan melepas berpasang-pasang burung berharap diwilayah pacitan akan berkembang burung jenis tersebut karena burung-burungnya memang sudah agak berkurang populasinya dan itupun dari jenis luar pacitan.
Lebih lanjut Indartato menghibau kepada masyarakat untuk tidak sembarangan memburu satwa liar yang ada.
”Saya berhatap kepada masyarakat untuk tidak sembarangan memburu satwa kalau belum mengetahui benar satwa itu dilindungi atau tidak, dan berharap kesadarannya untuk menjaga dan melestarikan alam dan isinya biar tidak cepat punah merasakan saling memiliki” jelasnya.
“Filosofi melepas burung kealam bebas bermakna kepada kebebasan, namun tidak lepas dari aturan aturannya” pungkasnya.
Dalam acara tersebut Bupati indartato didampingi oleh Sekdanya Heru wiwoho dan dinas terkait dan tokoh masyarakat Jhon vera serta beberapa asisten.
Disisi lain Sekda Pacitan Heru wiwoho menyampaikan pula terkait pengamanan satwa tersebut akan dikaji lagi terutama hama manusianya yang sering memburu hewan-hewan yang belum mengetahui kalau jenis tertentu memang dilindungi dan dilarang untuk diburu.
“Kita akan kaji dan mencari reverensi terkait aturan satwa bersama dinas terkait dan binatang apa saja yang harus dilindungi, jenis burung yang dilepas itu masuk atau tidak” terang heru wiwoho saat ditemui seusai acara. (MA)












Komentar