oleh

Autobiografi Dr Rustam dalam Pengabdian Tiada Henti

MEDAN – realitasonline.id | Dr dr Rustam Effendi YS SpPD KG-EH meluncurkan buku autobiografinya berjudul Pengabdian Tiada Henti di Hotel Le Polonia Medan, Minggu (28/2/2021). Buku ini berisi tentang rekam jejak Dr Rustam di berbagai bidang profesi dalam kliping suratkabar.

Guru Besar FK-USU Prof dr Harun Rasyid Lubis SpPD KGH memiliki penilaian tersendiri terhadap sosok Dr Rustam. Menurutnya, Dr Rustam merupakan sosok yang mempunyai misi terarah. Hal ini dibuktikan dengan diluncurkannya buku autobiografi tersebut.

Prof Harun berpendapat sebagai cendekiawan, rasanya seseorang belum berhasil bila tidak membuat buku. “Para hadirin terutama yang masih muda, kita perlu mengikuti jejak Dr. Rustam ini. Ini merupakan sunah menyempurnakan kehidupan dengan menulis buku,” ujarnya.

Ketua PWI Sumut H Hermansjah, SH diwakili Drs Eddy S Sormin mengapresiasi kedisiplinan Dr Rustam dalam mengumpulkan kliping koran dan mendokumentasikannya menjadi sebuah buku.

BACA JUGA:  2 Hari Tenggelam di Sungai Ular, Warga Sergai Ditemukan

Menurut Eddy, buku autobiografi Pengabdian Tiada Henti Rekam Jejak Sosok Sang Dokter Rustam Effendi YS, merupakan sebuah karya yang sangat menginspirasi.

Sementara itu, Pemimpin Redaksi Harian Waspada H Prabudi Said yang tampil sebagai narasumber mengatakan buku autobiografi ini telah mengembalikan kenangannya tentang kepengurusan Persatuan Catur Sumatera Utara (Percasu) di era tahun 1980-an.

“Setelah membuka buku ini, baru diketahui ternyata saya selaku Ketua Percasu di kala itu, pernah menandatangani SK Pengurus Percames (Persatuan Catur Medan dan Sekitarnya). Dalam SK tertanggal 8 April 1982 itu, Dr Rustam menjadi Ketua Umum Percames,” ujarnya.

Narasumber berikutnya, Wakil Pemimpin Redaksi Harian Waspada H Teruna Jasa Said memaparkan tentang kedekatan Dr Rustam dengan Harian Waspada.

BACA JUGA:  Atta Halilintar: Aku Sudah Pernah COVID

“Dr Rustam pernah mendapat Anugerah Sahabat Waspada. Beliau tidak hanya mitra kerja, tetapi termasuk salah satu penulis di Harian Waspada,” ujar Teruna seraya mengapresiasi ketekunan Dr Rustam dalam mendokumentasikan kliping berita media massa dalam sebuah buku.

Kemudian, Pemimpin Redaksi Harian Analisa H Soffyan yang juga tampil sebagai narasumber menyampaikan salam hormat terhadap Dr Rustam karena mampu mengumpulkan dokumentasi dan kliping koran sebagai rekam jejak kegiatannya.

“Kedisiplinan Dr Rustam ini mengingatkan saya kepada seorang tokoh pers Sumut almarhum Syamsuddin Manan yang memiliki disiplin tinggi. Itulah suatu ketekunan yang membuahkan hasil signifikan,” ujarnya.

Wakil I Pemimpin Redaksi Harian SIB Ir Parluhutan Simarmata mengatakan, sangat jarang seorang yang sudah mapan dan dikenal masyarakat bersedia meluangkan waktunya untuk menulis dan mendokumentasikan segala aktivitasnya.

BACA JUGA:  Dua Desa di Aceh Singkil Terima Bantuan Masa Panik pasca-Banjir

“Ternyata kiprah Dr Rustam cukup panjang. Tidak saja melayani di bidang kedokteran, tetapi juga di bidang olahraga, politik dan sosial. Bahkan hingga tahun 2021 ini, Dr Rustam tidak pernah berhenti melayani masyarakat,” ujarnya.

Wakil Pemimpin Redaksi Harian Analisa H War Jamil berpendapat, bagi kalangan pers, buku autobiografi ini memberikan arti tersendiri karena penyajiannya berasal dari kliping koran.

Narasumber lainnya yang tampil dalam acara tersebut antara Dr dr Beni Satria MKes SH MH(Kes) selaku Founder Achilles Health Law Indonesia (AHLI), Dirut RSU Bunda Thamrin dan Dirut PT Regina Maris Hospital. (AY)

Komentar

News Feed