TARUTUNG – realitasonline.id | Merazia kenderaan roda dua menggunakan knalpot blong, salah satu dari sekian masukan dari wartawan buat AKBP M. Saleh, SIK.
Satu minggu setelah menduduki jabatan Kepala Polisi Resor (Kapolres) Tapanuli Utara (Taput) , Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP)Mohammad Saleh, melakukan tatap muka dengan Insan Pers.
Adalah hal lumrah, seorang Kapolres yang baru ditempatkan disatu-satu wilayah menghelat pertemuan dengan para jurnalis.
Disadari, bagi institusi bhayangkara negara ini, komunitas pers adalah mitra untuk menyukseskan tugas ditengah masyarakat khususnya membangun Keamanan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas).
Itulah yang dilakoni AKBP M.Saleh satu minggu setelah dipercayakan mengemban tugas di Tapanuli Utara.
Menertibkan knalpot blong bagi sepeda motor (sepmor) atau roda dua yang menggunakan knalpot resing atau trend disebut knalpot blong adalah salah satu dari sekian bentuk saran dan masukan dari wartawan kepada M Saleh untuk ditindaklanjuti oleh jajarannya.
Sadar atau tidak sadar, masih banyak diantara warga Taput terkesan tidak peduli atau tidak mau tau akan resiko termasuk akibat memakai knalpot blong.
Bukankah deru kenderaan roda dua dengan knalpot blong memicu terganggunya kamtibmas.
Bayangkan, saat melintas dijalan raya, suara sepmor knalpot blong dipastikan mengusik ketenangan warga sekitar yang dilalui.
Akibatnya,tidak tertutup kemungkinan warga yang terganggu ketenangannya, secara repleks mengumpat pengendara dengan kata-kata cacian. Ungkapan makian tercetus oleh ketidak nyamanan orang yang mendengar terganggu seketika oleh suara bising.
Kapolres Taput ini menyikapi positif masukan dari mitra kerja wartawan. “Terimakasih masukan teman-teman” kata M. Saleh yang bertugas di Polres Samosir sebelum ke Taput.
Masukan positif dari wartawan ditindaklanjuti. Dua kali sudah petugas Polres Taput menghelat razia dan berhasil menjaring sepmor menggunakan knalpot blong.
Kata Kapolres Taput AKBP M Saleh SIK melalui Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Hubungan Masyarakat (Humas) Polres Taput Aiptu Walpon Baringbing SH, untuk kedua kali satuan tugas Polres melakukan razia lanjutan.
Sabtu (30/1) malam hingga dini hari tadi, tim gabungan dari masing-masing satuan fungsi Polres dipimpin Kabag Ops Kompol H. Sihombing , bergerak melakukan razia khusus penertiban pengguna sepeda motor knalpot blong.
“Ini kali kedua dilakukan ,minggu lewat saat melakukan penertiban di wilayah Tarutung, Siatas barita dan Sipoholon, tim berhasil mengamankan 19 unit sepeda motor”,info Baringbing.
Kali yang kedua tadi malam juga tim berhasil menjaring 10 unit sepeda motor ber knalpot blong,imbuhnya.
Diterangkan, semua hasil tangkapan orang (pengendara) dan sepeda motor di boyong ke Mapolres untuk identifikasi surat kelengkapan.
Pengendara yang berhasil menunjukkan kelengkapan suratsurat sepmor, dipulangkan.Dengan catatan diharuskan mengganti knalpot menjadi standart di Mapolres, baru kenderaan bisa dibawa pulang.
Sementara, bagi yang surat-surat tidak lengkap, motornya di tahan serta pengendara periksa untuk mengetahui asal-usul sepeda motor dimaksud, terang Baringbing.
Tidak sama sekali, razia akan rutin lakukan dengan sistem hunting atau berpindah-pindah tempat, agar keresahan dan gangguang ketenangan warga bisa terjawab, pungkas Kapolres melalui Kasubbag Humas ketika dipertanyakan apakah gelar razia berhenti di kali yang kedua. (MN)












Komentar